55 tahun, PT Vale raih sejumlah capaian

waktu baca 2 menit

SOROWAKO, TRIASPOLITIKA.ID – Di usia 55 tahun, PT Vale Indonesia telah meraih beberapa capaian, utamanya dalam operasi berkelanjutan.

“Sejak awal beroperasi, jauh sebelum kebijakan hilirisasi mineral, PT Vale telah menerapkan pertambangan terintegrasi,” kata CEO PT Vale, Febriany Eddy pada acara puncak peringatan 55 tahun PT Vale Indonesia di Sorowako, Luwu Timur, Sabtu (29/07/2023).

Febriany menjelaskan, selama 55 tahun PT Vale tidak hanya menambang bijih nikel, akan tetapi juga melakukan pemrosesan di pabrik pengolahan.

Di medio 1979 kata dia, komitmen keberlanjutan untuk mewujudkan energi bersih telah terlihat dari pembangunan PLTA pertama yakni PLTA Larona.

“Pengoperasian PLTA milik perseroan berlanjut pada 1999 dan 2011. Seluruh aset ini menelan investasi lebih dari 1 miliar dollar Amerika Serikat,” terang Febriany.

Lanjut dia, pada 2007 hingga 2023 PT Vale juga terus berinovasi untuk mengefisiensikan penggunaan energi serta menggunakan energi ramah lingkungan.

“Tonggak baru pada 2022 lalu adalah uji coba truk listrik. Sedangkan pada 2023 kami meresmikan pertambangan terintegrasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali,” ujarnya.

IGP Morowali akan menjadi tambang pertama yang menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) sebagai sumber energi.

“Capaian yang tak kalah penting adalah mempertahankan kejernihan air Danau Matano dan konservasi keanekaragaman hayati di Sorowako, daerah yang dilintasi garis Wallacea,” ujar dia.

Lebih lanjut Febri menuturkan, sejak 2015 PT Vale memulai proyek manajemen air limpasan senilai USD6,2 juta.

“Proyek ini membangun lebih dari 100 kolam pengendapan, pangkalangkai waste water treatment, dan fasilitas penjernihan air Lamella Gravity Settler (LGS),” tandasnya.

Reporter : Dekrit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!