oleh

Tim Penilai Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Sultra Sambangi Baubau

BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Kota Baubau sebagai salah satu peserta lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya di sambangi oleh tim penilai dari Provinsi pada Kamis (28/10/2021). Kegiatan penilaian ini difokuskan di Kelurahan Lamangga sebagai perwakilan Kota Baubau pada lomba tersebut.

Ketua Tim Penilai 10 Program Pokok PKK Tingkat Sultra Maswati Majid, S.ST., SKM., M.Kes. melalui sambutannya menuturkan, lomba 10 program PKK pada dasarnya bukan hanya sebagai ajang kompetisi. Namun lebih dari itu, kegiatan tersebut juga sebagai momentum untuk melakukan pembinaan terhadap apa yang sudah dikerjakan selama 1 Tahun.

Maswati Majid menjelaskan, dalam Lomba 10 Program Pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melibatkan 4 Pokja. Di mana, setiap pokja memiliki perannya dan program masing-masing dalam memberikan pembinaan kepada ibu-ibu rumah tangga. Sebagaimana peran pokja 1, yaitu Cepat Cegah perkawinan anak di bawah umur.

“Program kerja dari Pokja 1 ini sangat sesuai dengan tema yang diambil oleh TP PKK Kota Baubau, yaitu “Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”. Dengan demikian, pernikahan anak di bawah umur harus betul-betul menjadi perhatian. Sebab dapat berdampak pada kualitas hidup, yang berpotensi akan lahirnya generasi yang tidak berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut Maswati Majid menjelaskan, untuk program kerja di Pokja 2 adalah peningkatan ekonomi keluarga. Yaitu berupaya agar melalui PKK para ibu-ibu rumah tangga yang memiliki keterampilan dapat didukung. Hal ini bertujuan agar hasil dari keterampilan tersebut dapat bernilai ekonomis yang bisa meningkatkan perekonomian keluarganya.

Ditambahkan, program kerja dari Pokja 3 adalah Hatinya PKK, yaitu menciptakan halaman yang Asri, teratur, Indah, dan Nyaman. Sedangkan program kerja Pokja 4 adalah bergerak dibidang kesehatan, yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan. Di mana saat ini yang menjadi program pemerintah adalah dengan menjadikan persoalan stunting sebagai Pilot Project.

“Inilah tugas-tugas pokok PKK, karena PKK adalah sebagai Penyuluh, penggerak, dan Pencatat. Apalagi kita bekerja sebagai pegawai yang tidak menerima gaji, maka tinggal keikhlasan kita saja untuk bagai mana meningkatkan kualitas hidup masyarakat sebagaimana tema yang diangkat oleh TP PKK Kota Baubau dalam lomba ini,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse melalui sambutannya mengungkapkan, terpilihnya Kelurahan Lamangga sebagai perwakilan Kota Baubau pada lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Sultra tersebut merupakan hasil dari seleksi yang ketat. Di mana seleksi tersebut dilaksanakan melalu lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Kota Baubau.

“Dalam seleksi ini kami tidak hanya menilai begitu saja, tetapi kami melihat secara langsung sejauh mana implementasi dari 10 Program Pokok PKK di Kota Baubau. Sehingga dari hasil seleksi yang ketat itulah kami dari Tim Penggerak PKK Kota Baubau memutuskan Kelurahan Lamangga sebagai perwakilan Kota Baubau pada ajang lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Sultra ini,” ujarnya.

Wa Ode Nursanti Monianse juga menjelaskan, lomba 10 Program Pokok PKK adalah merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan di setiap daerah. Di mana kegiatan tersebut, merupakan kegiatan yang sangat memiliki nilai positif. Pasalnya, dengan adanya kegiatan tersebut semangat dari kader-kader PKK yang ada di Kelurahan menjadi bangkit kembali.

Ditambahkan, dengan lomba 10 Program Pokok PKK tersebut, kader-kader PKK yang ada di Kelurahan juga dapat menggali potensinya. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat memicu semangat gotong royong seluruh elemen Kelurahan, untuk bersama-sama menyukseskan dan memberikan yang terbaik agar menampilkan hasil yang maksimal dalam lomba tersebut.

“Melalui lomba yang dilaksanakan setiap tahun ini, diharapkan akan menjadi momentum bagi pengurus Tim Penggerak PKK Kota Baubau, untuk melakukan penyempurnaan dan evaluasi sejauh mana program-program yang sudah dikelola dapat menyentuh kepentingan kesejahteraan rakyat. Kita juga berharap, agar pembenahan-pembenahan seperti ini dapat dilakukan setiap saat, agar dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat di sekitar kita,” pungkasnya. (Adm)

BERITA PILIHAN