Tidak ada Sanksi, Vaksinasi Anak di Konawe Minim Peminat

waktu baca 1 menit
Kabid Pendidikan Dasar, Lalang Hendrawan. (Utha/Triaspolitika.id)

KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Jika di daerah lain saat ini memberlakukan sanksi terhadap anak didik yang menolak vaksinasi Covid-19, berbeda hal yang diterapkan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, melalui Kabid Pendidikan Dasar, Lalang Hendrawan, mengatakan, pihak pemerintah daerah sama sekali tidak memberlakukan sanksi apapun bagi anak didik usia 6-11 tahun yang menolak imunisasi vaksin.

“Tidak ada sanksi yang diberikan, namun kami berharap kedua orang tua murid sudah divaksin terlebih dulu,” ujar Lalang Hendrawan, Kamis, (27/1/2022).

Sebelumnya, pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di wilayah tersebut sudah mulai dilaksanakan sejak Selasa 25 Januari 2022 lalu.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa bersama Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso turut serta meninjau kegiatan tersebut yang dilaksanakan di SDN 1 Unaaha.

Tiga hari pelaksanaan vaksinasi, Lalang menyampaikan sudah sekitar 127 anak didik telah di vaksinasi dari target 27.680 anak usia 6-11. Vaksinasi anak ini memakai vaksin jenis sinovac dengan dosis 0,5 ml.

Lalang berharap program vaksinasi usia dini ini mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, tujuannya agar dapat membentuk heart immunity terhadap anak didik di sekolah.

“Mari kita bersinergi bersama dengan pihak sekolah untuk mengefektifkan program vaksinasi ini, jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax dimedia sosial terkait vaksin usia sekolah dasar ini,” pungkasnya.

Reporter: Utha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!