Support system KAHMI dalam Rotasi Birokrasi Walikota Baubau
BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Baubau, mensupport langka walikota Baubau Ahmad Monianse dalam melakukan rotasi penjabat lingkup pemerintahan.
Menurut KAHMI, penyegaran di dalam birokrasi sangat diperlukan. Hal itu sebagai wujud nyata dalam penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.
PNS diangkat dan ditempatkan sesuai dengan kualifikasi, kemampuan dan kompetensi.
“Zaman terus berkembang membuat birokrasi harus mampu beradaptasi dengan cepat,” kata Mamnun Laidu, Wakil Ketua III Bidang Politik Hukum HAM & Advokasi KAHMI Kota Baubau.
Kata dia, pada Pasal 6 Keputusan Menteri PAN RB Nomor 18 Tahun 2021 menyatakan pembinaan karir PNS dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kebutuhan jabatan serta kemampuan dan potensi PNS.
“Job fit menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pembinaan karir,” katanya.
Hal ini juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
Pasal 4 ayat (1) UU ASN menyatakan bahwa pengadaan, pengembangan dan pemberhentian ASN dilakukan berdasarkan prinsip merit, objektivitas, transparansi, akuntabilitas dan non diskriminasi.
“Dalam hal ini job fit menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan,” jelasnya.
Untuk itu upaya penyegaran dalam tubuh birokrasi sangat penting. “Ini untuk pengembangan teknologi informasi agar birokrasi tetap efektif dan efisien,” ungkap Mamnun.
Untuk memperbaiki kualitas layanan publik kata dia, hal yang paling penting adalah upaya merealisasikan visi misi Walikota & Wakil Walikota Baubau Periode 2018-2023.
“Penyegaran dalam birokrasi juga diperlukan untuk memperbaiki kualitas layanan publik. Penyegaran birokrasi dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar dia.
Penyegaran didalam tubuh birokrasi juga dapat menyelesaikan masalah korupsi yang ada di dalam birokrasi.
“Dengan membuka sistem rekrutmen dan promosi yang lebih transparan dan berdasarkan kompetensi dan job fit. Birokrasi akan diisi oleh orang-orang yang memiliki komitmen dan kompetensi yang sesuai,” katanya.
“Penyegaran juga menjadi alat untuk mendorong inovasi dan kreativitas dalam birokrasi,” sambung mantan komisioner KPU Kota Baubau itu.
Lanjut dia, dengan adanya rotasi juga secara tidak langsung membuka kesempatan bagi generasi muda masuk di birokrasi.
“Sehingga membuka kesempatan pegawai untuk membawa gagasan inovatif dengan aplikasi teknologi yang canggih,” jelasnya.
Penyegaran didalam tubuh birokrasi kata dia, juga akan memperbaiki kesejahteraan pegawai.
“Sejumlah kasus menunjukkan bahwa kesejahteraan dan penghargaan terhadap pegawai di birokrasi masih kurang. Kondisi inilah yang diharapkan bisa diubah melalui penyegaran,” katanya.
“Birokrasi yang baik dan modern berpotensi membawa kesejahteraan lebih baik juga bagi para pegawainya,” sambung Mamnun.
Mantan ketua KNPI Kota Baubau itu mengajak seluruh elemen masyarakat Baubau untuk ikut mendukung upaya positif yang dilakukan pemerintah.
Reporter : Ahmad







