Satu Korban Longboat Ditemukan Meninggal Dunia, Satu Lainnya Masih Hilang di Perairan Muna

waktu baca 2 menit
Tim SAR Gabungan dengan hasil 1 orang korban ditemukan dalam keadaan MD dan 1 orang korban An. La Onus masih dalam pencarian

MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap dua korban kecelakaan laut setelah longboat yang mereka tumpangi ditabrak kapal tongkang Buana di perairan antara Tampo dan Pulau Renda, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Hingga Minggu (19/10/2025) pukul 17.20 Wita, satu korban atas nama La Rone (63), warga Tampo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD). Sementara satu korban lainnya, La Onus (51), warga Desa Laiworu, masih dalam pencarian.

“Operasi SAR hari ini dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 Wita,” kata Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S, dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (18/10/2025) sekitar pukul 14.30 Wita, longboat yang ditumpangi tiga orang tersebut tertabrak kapal tongkang Buana di perairan antara Tampo dan Pulau Renda. Satu korban bernama Muhtari (48) berhasil selamat.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Staf Operasi KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, Pos AL Torobulu, Koramil Tampo, Polsek Tampo, Polsek Towea, KPLP, kru TB Buana Jaya, Polair, serta nelayan sekitar.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi rescue car, RIB, longboat, drone thermal, peralatan medis dan evakuasi, serta perangkat komunikasi dan keselamatan pendukung lainnya.

Cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah, dengan kecepatan angin 15 km/jam dari arah timur dan tinggi gelombang berkisar 0,1–0,25 meter, berdasarkan data BMKG.

Operasi SAR akan dilanjutkan pada Senin (20/10/2025) pagi dengan fokus penyisiran area sekitar lokasi kejadian untuk menemukan satu korban yang masih hilang.

  • Editor: Redaksi