RD-FPK Kukuhkan Tim Pemenangan Wilayah Barat Konawe
TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Setelah membentuk tim pemenangan di Kecamatan Latoma, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Rusdianto-Fachry Pahlevi Konggoasa (RD-FPK), kembali memperkuat basis tim di Kecamatan Asinua pada Senin malam (30/09/2024).
Acara pengukuhan tim relawan pemenangan yang dipusatkan di Desa Asinua Jaya tersebut juga dirangkai dengan kampanye dialogis, di mana RD-FPK menyapa langsung para tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Calon Wakil Bupati Konawe, Fachry Pahlevi Konggoasa, menegaskan bahwa RD-FPK memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan dan menyejahterakan Kabupaten Konawe, termasuk Kecamatan Asinua.
“Pak Rusdianto adalah putra asli Asinua, sehingga beliau pasti akan memberikan perhatian khusus kepada kampung halamannya. Kami optimis RD-FPK akan meraih kemenangan besar di Kecamatan Asinua,” ujarnya.
Sementara itu, Calon Bupati Konawe, Rusdianto, menargetkan kemenangan minimal 85 persen suara di Kecamatan Asinua. Ia meyakini tim relawan yang baru dikukuhkan akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut.
“Kami menargetkan 80 persen suara di Asinua, dan itu merupakan target minimal. Tidak menutup kemungkinan perolehan suara di sini bisa mencapai 95 persen, tergantung dari kerja keras para relawan,” jelasnya.
Rusdianto juga menekankan bahwa ia sangat memahami kondisi desa dan kelurahan di Kecamatan Asinua. Sebagai putra daerah, ia mengetahui secara mendalam apa yang dibutuhkan masyarakat Asinua saat ini.
“Meski jumlah pemilih di Asinua relatif lebih sedikit dibandingkan kecamatan lain, semangat kebersamaan masyarakat Asinua tidak bisa dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, mari kita bersatu untuk memenangkan Pilkada Konawe pada 27 November 2024,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rusdianto juga memaparkan sejumlah program prioritas yang telah dimasukkan dalam visi dan misi RD-FPK jika terpilih nanti. Program-program tersebut meliputi pengobatan gratis bagi warga kurang mampu, penambahan subsidi pupuk untuk petani, mobil operasional, serta dana block grant sebesar Rp200 juta per tahun untuk setiap desa dan kelurahan di Konawe. Selain itu, RD-FPK berjanji memberikan umrah gratis untuk para guru ngaji dan imam masjid.







