PT Vale Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kebocoran Pipa di Towuti

waktu baca 2 menit

TOWUTI, TRIASPOLITIKA.ID — Kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, berdampak langsung pada ketersediaan air bersih bagi warga Dusun Molindowe di Desa Lioka dan Desa Timampu.

Sedikitnya empat kepala keluarga (KK) di hulu serta 15 KK di Desa Timampu menjadi yang pertama melaporkan kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.

Menanggapi laporan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih. Perusahaan menyiapkan mobil tangki, tandon penampung, serta jaringan selang untuk memastikan warga memperoleh akses air bersih.

Distribusi dilakukan secara rutin setiap dua hari sekali untuk kebutuhan minum, memasak, hingga aktivitas sehari-hari. Bantuan akan terus berjalan sampai hasil uji laboratorium menyatakan air di wilayah terdampak kembali aman dikonsumsi.

“Kami memahami betapa pentingnya akses air bersih bagi warga. Karena itu, begitu menerima laporan, tim segera turun dengan solusi cepat. Ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, Minggu (31/8).

Kasus ini berawal dari laporan warga melalui mekanisme grievance PT Vale. Hingga hari kesembilan, Posko Pengaduan & Informasi yang berlokasi di Kantor Camat Towuti maupun melalui Hotline 24 jam telah menerima 130 aduan resmi. Dari jumlah tersebut, 44 persen sudah ditangani tuntas, 48 persen dalam proses penyelesaian, dan 8 persen masih diverifikasi.

Kepala Desa Timampu, Syamsul Rusdang, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat yang dilakukan perusahaan. “Bantuan air bersih dari PT Vale sangat berarti bagi warga kami. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sampai pemulihan selesai. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan keluhan melalui Posko agar semua aduan bisa segera ditangani,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua BPD Timampu, Abdul Rahman, menilai keterbukaan perusahaan patut diapresiasi. “Memang sempat ada keterlambatan informasi dan sosialisasi, namun kini sudah direspons cepat oleh PT Vale melalui perbaikan komunikasi di lapangan. Kami berharap pola ini terus dipertahankan,” katanya.

Bantuan air bersih hanyalah salah satu langkah penanganan darurat. Seiring pemulihan menyeluruh yang melibatkan pemerintah, masyarakat, serta tim ahli independen, PT Vale menegaskan komitmennya untuk meminimalkan dampak serta memperbaiki kondisi lingkungan dan sosial secara bertahap, dengan prinsip transparansi.