PT Vale Perkuat Edukasi Pencegahan DBD di Kolaka Melalui Program Promosi Kesehatan

waktu baca 2 menit
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang merupakan bagian dari program sosial lingkungan Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Puubenua, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2026), itu diikuti masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai bahaya DBD serta langkah-langkah pencegahannya.

Senior Coordinator Community Development PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Charles Kristian, mengatakan kehadiran PT Vale di Kabupaten Kolaka tidak hanya berorientasi pada pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk di bidang kesehatan.

“Promosi kesehatan pencegahan DBD yang kami laksanakan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyapa warga yang berada di wilayah operasional perusahaan,” ujar Charles.

Menurut dia, kesehatan merupakan aset yang tidak ternilai. Karena itu, perusahaan mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah utama dalam mencegah berbagai penyakit, termasuk DBD.

Charles menilai Desa Puubenua memiliki potensi kerawanan terhadap penyebaran DBD, terutama pada musim penghujan yang memicu berkembangnya populasi nyamuk Aedes aegypti. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami gejala, penanganan awal, serta cara mencegah penyakit tersebut.

“DBD sering dianggap penyakit yang sepele. Padahal jika terlambat ditangani akibat kurangnya pemahaman terhadap gejala, penyakit ini dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Baula, Asdimansyah Muis, mengapresiasi inisiatif PT Vale yang berkolaborasi dengan Puskesmas Baula dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Baula mengingat edukasi kesehatan masih sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami berharap PT Vale terus menghadirkan program-program seperti ini karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Asdimansyah mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima pemerintah kecamatan, terdapat sejumlah warga di Kecamatan Baula yang telah terpapar DBD. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya langkah pencegahan sejak dini agar penyebaran penyakit dapat ditekan.

Ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, menutup tempat penampungan air, serta mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan.

“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Dengan menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat, risiko penyebaran DBD dapat diminimalkan,” katanya.

  • Editor: Dekri