PT Vale dan Pemkab Lutim Resmikan “Vale Nickel Corner” di Perpustakaan Daerah

waktu baca 3 menit
PT Vale Gandeng Pemda Luwu Timur Resmikan Vale Nickel Corner

MALILI, TRIASPOLITIKA.ID – Dalam upaya memperkuat literasi masyarakat serta memperluas akses edukasi tematik seputar industri pertambangan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), bekerja sama dengan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), meresmikan Vale Nickel Corner di Perpustakaan Daerah Luwu Timur, Malili, Sabtu (13/9).

Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan ruang pembelajaran yang inklusif dan kontekstual, khususnya bagi generasi muda, pelajar, serta kalangan pendidik yang ingin memahami proses pertambangan nikel secara bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Vale mengambil peran aktif dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis inklusi sosial. Hal ini diwujudkan melalui penyediaan fasilitas edukatif yang mengintegrasikan literasi, teknologi, dan informasi industri.

“Vale Nickel Corner merupakan komitmen kami dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan arah pembangunan nasional,” ujar Endra Kusuma, Direktur External Relations PT Vale, dalam sambutannya.

Peresmian fasilitas ini dilakukan langsung oleh Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, didampingi Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, Direktur External Relations PT Vale Endra Kusuma, serta Plt. Kepala DPK Luwu Timur, Askar. Acara juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, pegiat literasi, serta perwakilan media lokal.

Ruang Edukasi Industri Pertambangan

Berlokasi di lantai dasar sayap kanan Perpustakaan Daerah, Vale Nickel Corner menempati ruang seluas 70 meter persegi. Fasilitas ini dilengkapi dengan koleksi pustaka tematik, materi audio-visual, foto dokumenter, poster edukatif, hingga sampel fisik bijih nikel, batuan, serta produk hasil olahan seperti nickel matte dan slag.

Kehadiran ruang tematik ini memberikan gambaran menyeluruh kepada publik tentang proses pertambangan dan pengolahan nikel yang dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Plt. Kepala DPK Luwu Timur, Askar, menjelaskan bahwa konsep Vale Nickel Corner telah dirancang sejak 2023, sebagai bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

“Perpustakaan saat ini bukan sekadar tempat membaca buku, tetapi menjadi ruang berbagi pengalaman, pembelajaran kontekstual, hingga pelatihan keterampilan kerja,” ujarnya.

Komitmen Keterbukaan dan Kolaborasi

Sementara itu, Endra Kusuma menegaskan bahwa Vale Nickel Corner merupakan bentuk keterbukaan informasi perusahaan kepada publik. “Kami ingin generasi muda memahami tidak hanya proses produksi nikel, tetapi juga komitmen perusahaan terhadap lingkungan dan kontribusi sosial di komunitas sekitar,” ujarnya.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia berharap fasilitas ini menjadi langkah awal menuju terwujudnya Museum Dunia Nikel, sebagai ikon edukasi dan wisata di Luwu Timur.

“PT Vale sudah beroperasi lebih dari 50 tahun. Sudah saatnya kita memiliki literasi komprehensif tentang pertambangan nikel, dari hulu hingga hilir. Museum ini nantinya akan menjadi pelengkap destinasi edukasi selain danau dan wisata alam lainnya di Lutim,” tegas Irwan.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Vale dan DPK Luwu Timur serta pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional Vale Nickel Corner.

Dukung Visi Nawa Cita

Inisiatif ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Nawa Cita untuk “meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.”

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, PT Vale terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui program edukasi, pelatihan, dan pengembangan kapasitas masyarakat.

Vale Nickel Corner diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia industri dan dunia pendidikan, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Luwu Timur.