PT Vale dan Kodim Kolaka Bedah Rumah Warga Huko-Huko

waktu baca 3 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk bersama Kodim 1412/Kolaka melakukan peletakan batu pertama program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun V, Desa Huko-Huko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-58 PT Vale dengan mengusung tema “Tangguh dan Bertanggung Jawab”. Program bedah rumah ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi perusahaan dengan TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Peletakan batu pertama yang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita itu dihadiri Dandim 1412/Kolaka Letkol Choky Gunawan, S.Sos., M.Han., Danramil 1412-02/Kolaka Mayor Inf Burhanddin, Pasi Ops Kodim 1412/Kolaka Kapten Cke Muh. Syarif, serta sejumlah personel Kodim.

Hadir pula Head External Relations Growth PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma, bersama jajaran eksternal PT Vale Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, pemerintah kecamatan dan desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta sekitar 30 tokoh masyarakat.

Endra Kusuma mengatakan program tersebut merupakan wujud komitmen PT Vale untuk terus hadir bersama masyarakat melalui pemberdayaan yang dilakukan secara bertahap.

“Ini merupakan komitmen PT Vale dengan masyarakat melalui bantuan bedah rumah secara bertahap. Tanpa dukungan masyarakat, kegiatan ini tentu tidak akan berjalan,” kata Endra.

Menurut dia, program tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

PT Vale, kata Endra, akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyelaraskan program perusahaan dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan desa di sekitar wilayah operasional.

Sementara itu, Dandim 1412/Kolaka Letkol Choky Gunawan mengatakan keterlibatan TNI dalam program bedah rumah merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Menurut Choky, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi warga.

“Kodim harus hadir di tengah masyarakat. Salah satunya melalui bedah rumah dengan bersinergi bersama pihak perusahaan maupun pemerintah daerah,” ujar Choky.

Ia mengatakan pelaksanaan program tersebut akan dimaksimalkan agar mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.

Choky juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga dan meningkatkan kolaborasi secara berkelanjutan sehingga semakin banyak persoalan masyarakat yang dapat ditangani secara bersama-sama.

“Kegiatan ini akan kami maksimalkan agar sesuai dengan tujuan kita bersama. Ke depannya, mari kita tingkatkan kolaborasi terus-menerus dengan semua pihak untuk membantu kesulitan masyarakat dan meringankan beban mereka,” katanya.

Program bedah RTLH yang dilaksanakan di desa-desa sekitar wilayah pemberdayaan PT Vale diarahkan untuk memperbaiki kondisi rumah warga yang belum memenuhi standar kelayakan, terutama dari aspek keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah maupun kelompok rentan.

Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, bedah RTLH juga menjadi bagian dari upaya perlindungan sosial serta mendukung pemerintah daerah dalam mengurangi kawasan permukiman yang tidak layak huni.

Melalui kolaborasi antara perusahaan, TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi warga penerima bantuan.

PT Vale menegaskan pelaksanaan program sosial kemasyarakatan akan terus diarahkan agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan desa, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

  • Reporter: A. Jamal