Pesawat ATR yang Hilang Kontak Akhirnya Ditemukan, Kondisinya Mengejutkan di Kaki Gunung Bulusaraung

waktu baca 2 menit
Ilustrasi

MAKASSAR, TRIASPOLITIKA.ID – Misteri hilangnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport akhirnya mulai terkuak. Pesawat bernomor registrasi PK-THT tersebut dilaporkan telah ditemukan di kawasan kaki Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) sore.

Informasi penemuan pesawat diterima sekitar satu jam sebelum berita ini diturunkan. Lokasi awal diketahui setelah seorang pendaki merekam serpihan pesawat yang ditemukan di jalur pendakian gunung tersebut.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah bagian badan pesawat dalam kondisi hangus terbakar dan berserakan di area pegunungan.

Menindaklanjuti temuan itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep langsung mengerahkan personel ke lokasi.

“Tim sudah berangkat sejak satu jam yang lalu. Enam orang personel kami turunkan untuk menuju titik penemuan pesawat,” ujar Herianti Tualle dari BPBD Pangkep saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada pukul 13.17 Wita.

Pesawat tersebut sempat terpantau terakhir berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep.

Tim SAR gabungan juga telah bergerak sejak laporan kehilangan kontak diterima.

“Kami menuju ke lokasi dugaan tempat hilang kontak pesawat di sekitar Leang-Leang, Maros. Sudah diberangkatkan lima orang pertama untuk asesmen, kemudian 15 orang menyusul, dan total sekitar 40 personel sesuai potensi SAR yang ada,” kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Hingga saat ini, proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung. Pihak berwenang belum merilis informasi resmi terkait kondisi seluruh penumpang dan kru pesawat.

Triaspolitika.id akan terus memantau perkembangan terbaru dari lokasi kejadian.

  • Reporter: Andi