Pemda Koltim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Perencanaan tahun 2023 mendatang

waktu baca 2 menit
Pemda Koltim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Perencanaan tahun 2023 mendatang.(Dhery/triaspolitika.id)

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Pemerintah daerah Kolaka Timur (Koltim), menggelar Rapat koordinasi teknis perencanaan pembangunan pada forum OPD Koltim tahun perencanaan 2023 di Rujab camat Mowewe, Senin (7/3/2022).

Rapat koordinasi tersebut mengangkat tema “pembangunan infrastruktur dasar serta pemulihan ekonomi masa pandemi Covid-19”.

Rapat koordinasi itu dibuka langsung oleh PJ Bupati Kolaka Timur Sulwan Aboenawas, dihadiri para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, Kabag, serta camat lingkup Pemda koltim.

Bupati Kolaka Timur Sulwan Aboenawas dalam sambutannya mengatakan, Forum OPD merupakan wahana pembahasan dan konsolidasi untuk memperoleh kesepakatan bersama terkait program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh setiap OPD pada tahun 2023 mendatang.

“Kegiatan ini adalah bagian dari proses penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2023. Nantinya akan dilanjutkan dengan desk Musrenbang,” kata Sulwan.

Kata Sulwan, ada beberapa tujuan penyelenggaraan Forum OPD, yaitu menyelaraskan program dan kegiatan daerah, dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang tingkat kecamatan.

Kemudian, mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan perangkat daerah, sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Pemda Koltim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Perencanaan tahun 2023 mendatang.(Dhery/triaspolitika.id)

Serta menyelaraskan program dan kegiatan antar OPD dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran, sesuai dengan kewenangan dan sinergitas pelaksanaan prioritas pembangunan daerah.

Dan menyesuaikan dengan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagi indikatif untuk masing-masing OPD.

Lanjut Bupati, beberapa poin yang paling prioritas berdasarkan dengan tema kegiatan rapat koordinasi pada forum OPD yakni percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang berkelanjutan, pembangunan manusia melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan dan pengentasan kemiskinan.

”Peningkatan nilai tambah ekonomi melalui sektor pertanian, perkebunan, pariwisata dan UMKM. Serta pelestarian lingkungan hidup dan pengembangan seni budaya lokal serta menumbuhkan prestasi dibidang olahraga dan kesenian, sedangkan yang terakhir adalah tata kelola pemerintahan yang baik (good government),” jelasnya.

Salah satu ciri penyelenggaraan pemerintahan yang baik kata dia, terlihat dari perencanaan yang baik dan berkualitas. Sejumlah OPD turut memaparkan usulan perencanaan pembangunan tahun 2023 mendatang pada kegiatan tersebut.

Reporter: Dhery Hermansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!