Nelayan di Wakatobi Diduga Jatuh dari Bagang, Pencarian Dihentikan Sementara

waktu baca 2 menit
Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari bagang di perairan Wanci, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin (20/10/2025)

WAKATOBI, TRIASPOLITIKA.ID – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari bagang di perairan Wanci, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, belum membuahkan hasil.

Hingga hari keenam operasi pencarian (Ops SAR), Senin (20/10/2025), Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Pencarian hari ini masih nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 Wita,” kata Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/10/2025).

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan mendung hingga hujan ringan. Berdasarkan data BMKG, kecepatan angin berkisar antara 11-15 knot dari arah timur laut, dengan tinggi gelombang 0,25 hingga 0,5 meter.

Kronologi Kejadian

Insiden ini terjadi pada 14 Oktober 2025. Korban yang diketahui bernama Mujakir (24), warga Desa Longa, sedang menjalankan rutinitas menjaga bagang di sekitar perairan Wanci. Sekitar pukul 21.00 Wita, orang tua korban datang ke bagang untuk mengantarkan bekal.

Namun, saat tiba di lokasi, mereka tidak menemukan Mujakir. Kondisi bagang juga terlihat rusak parah, diduga akibat tertabrak kapal yang melintas. Keluarga korban sempat melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.

Tim dan Peralatan Pencarian

Pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain:

  • Staf Operasi KPP Kendari

  • Pos SAR Wakatobi

  • Polair Wakatobi

  • Pos AL Wakatobi

  • Masyarakat sekitar

  • Keluarga korban

Untuk mendukung operasi, tim SAR menggunakan berbagai alat, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, rescue truck, serta peralatan medis, evakuasi, komunikasi, dan keselamatan lainnya.

Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih berkomitmen melanjutkan pencarian meski terkendala cuaca dan kondisi perairan.

“Pencarian akan kami lanjutkan besok dengan memperluas area penyisiran. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga dan aparat setempat,” ujar Amiruddin.

  • Editor: Redaksi