oleh

Negara Rugi 1,9 Miliar, Ketua KNPI Baubau Minta APH Percepat Proses Hukum Kasus Pengadaan Masker

BAUBAU,TRIASPOLITIKA.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Baubau, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera menuntaskan dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait pengadaan masker di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, dengan kerugian Negara mencapai 1,93 Milyar. Kamis (16/12/2021)

Ketua DPD KNPI Kota Baubau, La Ode Rizki Satria menilai, APH terlalu lambat dalam penuntasan kasus dugaan korupsi pengadaan masker yang mencapai 1,9 Miliar tersebut.

Menurutnya, seluruh data terkait dugaan kasus korupsi masker sudah tersaji, Bahkan dalam data temuan hasil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, tertulis jelas ada penyalahgunaan anggaran sebesar 1,93 Milyar dalam belanja pengadaan masker yang tidak mampu di pertanggung jawabkan oleh pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Kesehatan.

“Kasus Dugaan korupsi pengadaan masker ini kan sudah terhitung sejak tahun 2020, kami sayangkan saja data yang dianggap lengkap namun sampai saat ini kasus tersebut belum juga di tuntaskan,” kata Riski

Mantan Ketua HMI Cabang Baubau itu juga, meminta agar APH tidak perlu ragu untuk menindak secara hukum seluruh oknum yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi masker tersebut.

“Kami harap Aparat penegak hukum jangan ragu, secara Pribadi dan Kelembagaan, kita pasti akan berikan dukungan,” tambahnya.

Diketahui, adanya kasus dugaan Tipikor ini kini mencuat setelah BPK RI menemukan adanya penyalahgunaan anggaran Negara yang tidak mampu di pertanggung jawabkan yang totalnya mencapai 1,93 Milyar pada Dinas Kesehatan Kota Baubau.

Catatan atas temuan BPK RI melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) nomor 21.B/LHP/XIX.KDR/5/2021, terjadinya kerugian negara mencapai 1,93 Milyar Tahun Anggaran 2020.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, APH sudah melakukan pemeriksaan terhadap Penyedia Barang, PPK dari Dinas Kesehatan Baubau terkait uji petik yang dilakukan APIP yang lalu.

Reporter: Atul W

BERITA PILIHAN