DPD KNPI Kota Baubau berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Baubau gelar sosialisasi program Kampung Digital. Foto: Atul W/triaspolitika.id
BAUBAU, TP – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Baubau gelar sosialisasi program ‘Kampung Digital’ di Tujuh (7) Kecamatan selama dua hari, di tanggal 17 sampai 18 Juni 2021 di Aula masing-masing Kecamatan.
Orientasi Program Kampung Digital menjadi salah satu upaya dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat Kota Baubau dimasa pandemi Covid-19.
“Secara pribadi saya berharap kegiatan ini bisa menjadi starting poin dan momentum untuk seluruh pemuda Kota Baubau bisa bersatu, dan bisa kreatif menjawab tantangan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 ini,” ungkap Ketua DPD KNPI Kota Baubau, Syamsul Bahri, S.Sos.
Peserta Sosialisasi Program Kampung Digital dengan Tema ‘Penguatan Ketahanan Ekonomi Masyarakat dimasa Pandemi dengan Berbasis Ekonomi Digital’. Foto: Atul W/triaspolitika.id
Demi suksesnya sosialisasi tersebut, DPD KNPI Kota Baubau bangun kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga. Bergulirnya sosialisasi ini, juga tidak terlepas dari ide dan gagasan DPD KNPI Baubau, tokoh-tokoh pemuda salah satunya saudara Adiguna, serta mendapat disuport secara penuh oleh Walikota Baubau, Dr. H As Tamrin MH.
Kegiatan ini turut hadir narasumber, Dr. Marsudi, S.E, M.Si selaku Analis Monev Ditjen Polpum, sekaligus penggagas program ‘Kampung Digital’.
Masih Syamsul Bahri, kata dia dengan hadirnya sosialisasi ini seluruh pemuda diwilayah kecamatan tersebut agar menjadikan teknologi digital seperti media sosial (medsos), bisa menjadi tempat untuk menghasilkan sumber pendapatan.
“Contoh youtuber, iklan jualan dan aplikasi yg bisa mendapatkan penghasilan. Oleh karna itu kita mendorong pemuda Kota Baubau agar partisipasi dan mau menekuni digitallisasi,” cetusnya.
Terkait program Kampung Digital ini di Baubau, didapat bermula dari lahirnya rasa keprihatinan dan kesadaran akibat situasi pandemi hingga meluluhlantakkan perekonomian pada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
Ketua KNPI Baubau, menilai selama pandemi covid 19 ini pola konsumsi masyarakat berubah, dari yang awalnya offline sekarang menjadi online, apa lagi pembatasan dengan bekerja dari rumah atau lebih dikenal Stay at Home.
“Berangkat dari kondisi pandemi, motivasi khusus kaum muda waktunya berpikir kreatif dan solutif, baik untuk diri sendiri, komunitas, lingkungan, sampai dengan akses kegiatan UMKM,” imbuhnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini mengusung tema ‘Penguatan Ketahanan Ekonomi Masyarakat dimasa Pandemi dengan Berbasis Ekonomi Digital’ dan melibatkan Tujuh (7) Kecamatan, yaitu Kecamatan Bungi, Lea-lea, Sorawolio, Wolio, Batupoaro, Murhum dan Kecamatan Betoambari.