Kembali Ketua PPNI Konawe, Vince Janji Tingkatkan Kompetensi Perawat Hingga Usulkan Pengangkatan PPPK 

waktu baca 2 menit
Penyerahan SK Ketua Umum PPNI Konawe periode 2022-2027 oleh ketua DPW PPNI Sultra Heryanto ke Vince Sonaru

UNAAHA, TRIASPOLITIKA.ID – Vince Sonaru, kembali terpilih sebagai ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Konawe, untuk ke dua kalinya. Itu di tandai saat Musyawarah Daerah (Musda) IV di Unaaha Selasa 17/05/2022.

Ia terpilih secara aklamasi, untuk periode 2022-2027. Ia di lantik langsung oleh ketua DPW PPNI Sultra, Heryanto berdasarkan SK pelantikan Nomor 10/MUSDA-IV/PPNI/V/2022.

Di periode keduanya, Vince berjanji akan membawa PPNI Konawe lebih baik lagi kedepan dengan mengutamakan penguatan kerja profesional perawat terutama perawat yang tergabung dalam program satu desa satu perawat.

“kita akan tingkatkan kualitas dan profesionalitas mereka, agar perawat kita lebih maju dan berkembang,” kata Vince Sonaru.

Apa lagi kata Vince, Konawe bakal menjadi rujukan daerah lain terkait program satu desa satu perawat.

Untuk itu, perawat yang bertugas di desa akan di evaluasi ulang, karena ada sebagian perawat yang telah bekerja di luar daerah dan tidak lagi sebagai perawat di desa penempatan.

Ia mengaku, sejak dimulainya program satu desa satu perawat pada 2016 lalu, PPNI Konawe belum sekali melakukan evaluasi kinerja perawat desa.

” Kami akan diskusikan kembali dengan DPMD Konawe terkait program ini,” terangnya.

Vince menambahkan, jumlah perawat konawe saat ini mencapai 1.245 orang, masih banyak di antaranya belum memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).

Dan saat ini pihaknya tengah mengupayakan pengusulan pengangkatan tenaga profesi ke pusat untuk di siapkan kuota PPPK formasi perawat.

“Kita upayakan pengangkatan P3K organisasi profesi. Saat ini kita sudah uplod ke data pusat di kementrian kepegawaian, semoga usulan ini di terima,” harap Vince Sonaru.

Vince juga mendorong bagi perawat yang belum memiliki penempatan tugas untuk membuka klinik mandiri.

” Kita akan bantu untuk perawat yang mau mandiri, mulai pengurusan STR hingga Surat Isin Prakter Perawat (SIPP), asal mereka betul-betul serius, ” terang Vince Sonaru.

Di tempat yang sama, ketua DPW PPNI Sultra Heryanto meminta untuk terus melanjutkan program yang telah berjalan salah satunya satu desa satu perawat.

Kata dia, program tersebut masuk dalam program nasional bidang kesehatan.

“Kabupaten konawe ini jadi pilot projet perawat desa. Sehingga tinggal lanjutkan program itu ke depan dengan menjalankan visi misi perawat. kedepan konawe akan menjadi percontohan program satu desa satu perawat. Program ini masuk program nasional dan pembahasanya sudah sampai MoU,” terang Heryanto.

Reporter: Utha

error: Content is protected !!