Jadi Bapak Asuh Stunting, Kapolres Konawe Berikan Bantuan Stunting di Mendikonu

waktu baca 2 menit
Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi saat mengunjungi anak stunting di Amonggedo.

KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi memberikan bantuan pemenuhan asupan gizi tambahan terhadap anak penderita stunting Aila Risqiana Dayu di Desa Mendikonu, Kecamatan Amonggedo, Konawe, Selasa (29/08/2023).

Penyerahan bantuan itu disaksikan Camat Amonggedo Hj. Meghawati Ahuddin, Kapolsek Pondidaha Iptu Della Indah Lestari serta Kepala Desa Mendikonu Muhammad Sahab.

Pemberian bantuan berupa pemenuhan asupan gizi tambahan terhadap anak penderita stunting itu, diharapkan dapat meningkatkan tumbuh kembang anak agar kembali tumbuh normal.

Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi mengatakan, penanganan stunting di Konawe memerlukan dukungan dan keterlibatan lintas sektoral termaksud keterlibatan Polres Konawe.

Penyematan bapak asuh dan ibu asuh stunting dinilai sebagai salah satu langkah yang tepat dari Pemda Konawe dalam mengintervensi penurunan dan pemulihan stunting.

“Kita berharap penderita stunting (Aila Risqiana Dayu) dapat segera pulih dan orang tua mereka mendapat dukungan yang layak,” ujar Kapolres AKBP Ahmad Setiadi.

Selain bantuan kebutuhan pada Aila, Kapolres juga memberikan bantuan kepada orang tua Aila berupa kebutuhan dasar rumah tangga atau sembako.

Stunting merupakan masalah kekurangan asupan gizi pada anak usia 5 tahun kebawah yang mengakibatkan lambatnya tumbuh kembang pada anak baik fisik maupun perkembangan otak.

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DPPKB Konawe Ismail mengaku, DPPKB telah membentuk program bapak asuh dan ibu asuh stunting.

Bapak asuh dan ibu asuh stunting tersebut diisi oleh pejabat lintas sektoral di Konawe.

Fungsi mereka akan mengawasi satu anak stunting untuk satu pejabat. Mereka akan membantu pemenuhan kebutuhan gizi pada anak sunting yang menjadi asuhan mereka.

“Semua pejabat di Konawe terlibat didalamnya. Ada Bupati, Sekda, Kadis, Ketua Pengadilan, Kejaksaan, Polres dan Instansi vertikal lainnya ikut mengintervensi penanganan stunting,” tandas Ismail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *