KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara kembali membedah rumah warga yang tak layak huni di Kolaka.
Diketahui, untuk bulan Desember ini, HIPTI Kolaka telah menyelesaikan pembangunan satu unit rumah baru, milik Sutamin warga Kelurahan Sabilambo, serta rehab dapur serta MCK milik Saiful Ramadan di Lingkungan II, Kelurahan Laloeha.
Ketua HIPTI Kolaka, Heryanto Suaib didampingi sejumlah pengurusnya, mengunjungi rumah miliki Sutamin yang telah dibangun baru, setelah sekira 10 tahun lamanya menghuni rumahnya dengan kondisi reot.
“Rumah pak Sutamin ini telah kami bangunkan yang baru karena rumahnya yang dulu sudah sangat tidak layak dihuni. Atapnya rumbia bocor dimana mana, papannya dimakan rayap. Jadi sangat memenuhi kriteria untuk dibantu,” jelas Heryanto Suaib Senin, (27/12/2021).
Rumah milik Sutamin warga Kelurahan Sabilambo sebelum dibedah oleh HIPTI Kolaka
Menurut Heryanto, bulan Oktober 2021 lalu, HIPTI Kolaka juga telah mendirikan rumah baru seorang warga kurang mampu di Kelurahan Mangolo dengan kondisi rumah sangat tidak layak huni.
“HIPTI hadir untuk membantu program pemerintah dalam menyediakan rumah layak huni bagi keluarga kurang mampu. Dan, kegiatan bedah rumah akan kami jadikan program prioritas tahun 2022 dengan menggunakan kas HIPTI Kolaka,” kata Heryanto
Selain bedah rumah rumah HIPTI Kolaka yang baru dibentuk sebulan lalu, juga telah melakukan berbagai kegiatan sosial diantaranya bantuan rumah ibadah, membantu biaya pengobatan bagi warga kurang, termasuk kunjungan ke pesantren dan panti asuhan.
“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk membangun sinergitas bersama pemerintah,” terang Heryanto.
Sementara itu, Sutamin yang sehari hari bekerja serabutan tampak gembira menyambut kehadiran pengurus HIPTI Kolaka.
Menurutnya, ia menempati rumahnya selama 10 tahun dalam kondisi tidak layak huni, meskipun ia tidak menampik telah berulang kali dikunjungi oleh aparat pemerintah setempat untuk dimintai data identitasnya.
“Sudah sering didata dari pemerintah setempat tapi sampai saat ini belum ada realiasasi. Saya berterimah kasih sama HIPTI Kolaka, hanya sehari datang liat – liat rumahku, besoknya langsung dibangunkan rumah baru. Jadi saya dan keluarga sangat bersyukur sudah punya rumah yang layak dihuni,” tuturnya dengan mata berkaca kaca.