oleh

H. AS Tamrin Gemakan PO-5 Pada Seminar Nasional Universitas Muhamadiyah

BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH. kembali menggemakan PO-5 pada Seminar Nasional dan Pertemuan Forum Dekan Pertanian Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Se-Indonesia. Di mana, dalam kegiatan tersebut selain memberikan sambutan, dirinya juga sebagai pembicara kehormatan dalam membawakan materi.

Seminar yang mengangkat tema “Peran SDM Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Selama dan Pasca Pandemic Covid-19” itu dilaksanakan di Aula Pertemuan Kampus Universitas Muhammadiyah Buton, Sabtu 20 November 2021.

Alumnus Lemhanas ini menjelaskan bagaimana konsep dasar PO 5 untuk menciptakan kedamaian dan kekompakan. Serta peran nilai-nilai yang terkandung didalam PO 5 dalam menciptakan SDM pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan.

AS Tamrin mengatakan nilai-nilai pada PO 5 telah di elaborasi untuk diimplementasikan karena dapat membangun karakter manusia. Hal itu sejalan dengan Pancasila sebab berlandaskan pada ‘sara pataanguna’ yang merupakan nilai-nilai warisan leluhur Kesultanan Buton dimana outputnya adalah revolusi mental.

Poin penting didalam PO 5 itu adalah perbuatan timbal balik yang tercermin dari kehidupan sehari-hari, yaitu saling sayang menyayangi, saling membantu, saling menghargai perasaan orang lain, saling menanggung rasa malu, saling mengangkat harkat martabat (menghormati), saling tenggang rasa. Semua itu ditakar dengan nilai kejujuran.

PO 5 memiliki tiga nilai penting yaitu nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praksis. Dimana landasan filosofisnya adalah sarapataanguna, landasan ideologisnya pancasila dan landasan operasional revolusi mental. Semua itu cocok diimplementasikan dalam politik, hukum, sosial kemasyarakatan, ekonomi, budaya maupun ketahanan pangan. Sebab nilai-nilai PO 5 itu sangat bersinergi dengan nilai-nilai Pancasila.

Saat ini revolusi mental terus digaungkan Presiden Jokowi sebab betapa pentingnya moralitas masyarakat. Kalau mental masyarakat sudah rusak maka akan berdampak tidak baik.

Oleh karenanya nilai-nilai PO 5 diharapkan bisa diimplementasikan semuanya baik mahasiswa maupun dosen-dosen karena nilai-nilainya sudah dielaborasi sehingga mampu menyatukan semua bila nilai-nilai didalamnya ter implementasi dengan baik dan jujur.

“Saya kira itulah PO 5 ini saya rekomendasikan dalam melaksanakan kehidupan yang baik sehingga terwujud masyarakat yang maju sejahtera dan berbudaya. Begitu pula terwujud ketahanan pangan yang baik di Indonesia karena itu cocok disegala aspek,” jelasnya.(Adm)

BERITA PILIHAN