Diduga Gunakan Bom Ikan, 2 Nelayan Diciduk Satreskrim Polres Wakatobi bersama BTNW

waktu baca 1 menit
Polisi bersama BTNW mengamankan kedua pelaku bom ikan di Wakatobi. Foto: Dokumentasi Satreskrim Polres Wakatobi.

WAKATOBI, TRIASPOLITIKA.ID – Polres Wakatobi melalui Satreskrim bersama Balai Taman Nasional Wakatobi berhasil menangkap 2 terduga pelaku bom ikan yang akan beroperasi di perairan Wakatobi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Saptu (25/6/2022).

Kapolres Wakatobi, AKBP Suharman Sanusi, SIK melalui Kasat Reskrim, IPTU Juliman, S. Ipem, SH., MH menuturkan berdasarkan Informasi masyarakat, ada nelayan yang melakukan perakitan bom ikan sehingga aparat Kepolisian bersama anggota Balai Taman Nasional Wakatobi melakukan penyelidikan dan ditemukan tertangkap tangan dua nelayan yang barusan selesai merakit bom ikan, selanjutnya akan digunakan untuk melakukan pengeboman ikan di perairan Kaledupa.

“Diamankan di Desa Horuo, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi. Dengan adanya penangkapan tersebut maka langkah-langkah kepolisian yang diambil Satreskrim Polres Wakatobi mengamankan kedua pelaku kemudian mengamankan barang bukti,” ujarnya.

Barang bukti yang ditemukan, pupuk Amonium Nitrat yang sudah dikemas dan siap digunakan yaitu 9 jerigen ukuran 5 liter, 1 jerigen ukuran 10 liter, 1 botol aqua ukuran 1,5 liter serta 13 botol Bir yang berisikan amonium nitrat siap ledak.

Kedua nelayan tersebut berasal dari luar daerah Wakatobi yaitu Desa Sainoa, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kedua pelaku inisial R dan J melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang – Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Ancaman kurungan penjara maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter: Surfianto

error: Content is protected !!