Bupati Muna Barat Tinjau SPPG Sawerigadi, IPAL Belum Standar BGN

waktu baca 2 menit
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin bersama Kadinkes, Kepala RSUD, Kadis Dikbud Saat memeriksa Ompreng di SPPG Sawerigadi

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan peninjauan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sawerigadi di Desa Wuna, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sidak yang dilakukan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangeruka, pada 14 Maret 2026 lalu.

Peninjauan ini dimulai dengan pengecekan ompreng (wadah makanan). dimana sebelumnya, Gubernur menemukan ompreng di SPPG ini belum memenuhi standar.

“Sebelumnya Pak Gubernur menemukan ompreng di SPPG ini belum memenuhi standar, namun saat ini sudah memenuhi standar BGN,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ompreng sebelumnya terlalu kecil sehingga tidak bisa ditutup jika dimasukkan buah-buahan. Kini, ompreng telah diganti dengan ukuran lebih besar yang bisa ditutup rapat.

Selain itu, lokasi pengeringan ompreng yang sebelumnya hanya dipasang AC kini dilengkapi kipas untuk mempercepat proses pengeringan. Namun, Bupati menemukan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) belum memenuhi standar.

“Untuk IPAL, berdasarkan pengamatan kami bersama Dinas Kesehatan, kami menemukan belum sesuai standar,” katanya.

Oleh karena itu, Satuan Tugas (Satgas) akan mengirim surat resmi kepada pengelola SPPG Sawerigadi, untuk di berikan waktu perbaikan agar bisa direkomendasikan layak operasional.

Terkait bahan pokok, Bupati mencatat perbaikan signifikan. Sebelumnya tidak menggunakan beras premium, kini SPPG telah memakai beras Rajawali Super Premium. Pemeriksaan buah-buahan menunjukkan semangka, kelengkang, tomat, dan sumu yang masih segar. Telur pun berkualitas baik, dengan sumber dari Muna Barat sendiri.

Selain itu, locker karyawan yang sebelumnya belum ada kini tersedia, meski baru satu untuk karyawan perempuan. Bupati telah menginstruksikan penambahan locker untuk karyawan laki-laki.

Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium guna memastikan memenuhi standar gizi.

Jika semua memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN), SPPG Sawerigadi akan direkomendasikan Layak Konsumsi sesuai ketentuan BGN.

  • Reporter: Farid