Bupati Koltim: Tiga tahun terakhir, Terjadi perubahan besar pada sektor Pendidikan

waktu baca 3 menit
Asiz saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim pada upacara peringatan Hari pendidikan nasional (Hardiknas) di pelataran Rujab Bupati Kolaka Timur Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Selasa, (02/05/2023).

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Pelaksana tugas Bupati Kolaka Timur Abd Asiz menyebut tiga tahun terakhir telah terjadi perubahan besar pada sektor pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Asiz saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim pada upacara peringatan Hari pendidikan nasional (Hardiknas) di pelataran Rujab Bupati Kolaka Timur Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Selasa, (02/05/2023).

”Selama tiga tahun terakhir perubahan besar terjadi di sektor pendidikan. Mulai dari ujung barat hingga di ujung timur Indonesia,” kata Nadiem, melalui sambuatannya yang dibacakan oleh Bupati Asiz.

Kata Nadiem, sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan. ”Artinya ini membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya,” tuturnya.

Lanjut dia, sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat, Anak-anak sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran merdeka yang dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.

Nadiem menjelaskan bahwa Para Kepala Sekolah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.

Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya Platform Merdeka Mengajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadinya Kurikulum Merdeka.

Lebih lanut Nadiem menuturkan, dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri pun sekarang fokus untuk mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

“Pada jenjang perguruan tinggi, adik-adik mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program Kampus Merdeka,” katanya.

Tidak hanya itu dari segi pendanaan kata Nadiem, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selain itu, mekanisme Dana Indonesia yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif para seniman dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung pemajuan kebudayaan.

“Hari Pendidikan Nasional tahun ini merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil,” kata Nadiem melalui sambutannya.

”Dengan merefleksikan hal-hal yang telah dilakukan sepanjang tiga tahun terakhir, kita dapat merancang arah perjalanan kedepan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar,” paparnya.

“Perjalanan harus kita lanjutkan, perjuangan mesti kita teruskan, agar semua anak bangsa merasakan kemerdekaan yang sebenar-benarnya dalam belajar dan bercita-cita,” sambung Nadiem.

Untuk itu Menteri Pendidikan mengajak masyarakat agar semarakkan hari pendidikan nasional dengan semangat, untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar.

”Mendidik generasi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan,” pungkasnya.

Usai memimpin upacara Hardiknas bupati Asiz menyerahkan penghargaan Purnabakti kepada puluhan ASN, baik guru maupun pegawai lingkup Pemda Koltim yang telah memasuki masa pensiun, atas dedikasinya selama mengabdi sebagai ASN di Pemda Koltim.

Turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Pensidikan Nasional yaitu Sekda KoltimAndi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi, Ketua TP PKK Koltim Hartini Azis AMa, perwakilan Dandim 1412 Kolaka dan Kajari Kolaka, pimpinan OPD dan Bagian lingkup Pemda Koltim, serta ratusan siswa siswi SD, SMP hingga SMA.

Reporter : Hery

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!