Bocah di Baubau Mendapat Sayat Pisau dari Sang Ayah, Karena Melindungi Ibu dari KDRT

waktu baca 2 menit
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Wolio, Baubau.(istimewa)

BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Seorang bocah inisial AL (6), warga Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara ikut menjadi korban kebringasan sang ayah inisial LH (51).

AL mendapat sayat pisau oleh ayahnya saat hendak melindungi ibunya dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, pelaku dalam keadaan mabuk saat melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

“Pelaku LH saat itu sedang mabuk. Kemudian pulang ke rumah membangunkan istrinya kemudian menaparnya,” jelas Erwin Pratomo, Selasa (30/5/2022).

Usai menampar sang istri, pelaku kemudian mengambil sebilah pisau dan berteriak ingin membunuh sang istri tercintanya.

”Mendengar teriakkan ayahnya, bocah AL kemudian spontan memeluk ibunya, sehingga pisau yang diarahakan ke istrinya mengenai anak kandungnya sendiri,” terangnya.

Akibatnya peristiwa itu kata Kapolres sang bocah mengalami luka sobek pada bagian lengan, sementara istri pelaku mengalami luka lebam pada bagian pipi akibat tamparan.

“Motifnya pelaku melakukan penganiayaan, karena mencurigai istrinya berselingkuh,” jelas Kapolres Baubau.

Saat ini pelaku sudah diamankan dan dibawah ke Mapolsek Wolio Baubau guna penyidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatan tak terpuji itu, pelaku dijerat tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur atau penganiayaan.

“Pelaku dikenakan pasal 80 ayat (1) dan ayat (4) Juntco pasal 76C UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan 351 ayat 1 KUHP. Dengan hukuman 3 tahun 6 bulan ditambah dengan 1/3 (sepertiga) dari ancaman hukuman,” pungkasnya.

Reporter: Ahmad

error: Content is protected !!