Angkatan Muda Tolaki Sultra Tekankan Pentingnya Menjaga Adat dan Kalo Sara Wonuaa

waktu baca 2 menit

KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Angkatan Muda Tolaki Sulawesi Tenggara menekankan pentingnya menjaga adat istiadat dan melestarikan Kalo Sara Wonuaa sebagai pedoman hidup orang Tolaki dalam berkehidupan sosial, agama, dan budaya.

Ketua Angkatan Muda Tolaki Sultra, Muh Akbar Liambo, menyatakan bahwa Kalo Sara Wonuaa merupakan warisan leluhur yang sangat berharga yang harus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda Tolaki.

“Kalo Sara Wonuaa adalah pedoman hidup kita yang mengajarkan kita untuk hidup dengan baik, berbuat baik, dan menjaga keharmonisan dengan sesama,” ujarnya.

Dewan Pembina Angkatan Muda Tolaki, Hasrim, S.Sos, menambahkan bahwa Kalo Sara Wonuaa bukan hanya sekadar adat istiadat, tetapi juga filosofi hidup yang mengajarkan integritas, kejujuran, dan kesederhanaan.

“Dengan menjaga Kalo Sara Wonuaa, kita dapat menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera,” katanya.

Akbar Liambo juga menegaskan bahwa setiap persoalan yang timbul dalam masyarakat harus diselesaikan dengan mengacu pada Kalo Sara Wonuaa.

“Kita harus menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik, melalui musyawarah dan mufakat, sehingga dapat tercipta keharmonisan dan kedamaian dalam masyarakat,” jelasnya.

Ia yakin bahwa dengan berpedoman pada Kalo Sara Wonuaa, masyarakat Bumi Anoa dapat menciptakan keamanan dan kenyamanan yang menyeluruh.

“Jika kita semua berpedoman pada Kalo Sara Wonuaa, maka kita dapat menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera,” tambahnya.

Angkatan Muda Tolaki Sultra akan terus bekerja sama dengan masyarakat dan pemerintah untuk melestarikan Kalo Sara Wonuaa serta menjaga adat istiadat Tolaki.

“Kita harus bersatu dan bekerja sama untuk menjaga warisan leluhur kita dan menciptakan masa depan yang cerah bagi generasi muda Tolaki,” pungkas Akbar.

  • Redaksi