45 Penumpang KM Dioskuri Tomia Dievakuasi Setelah Mesin Rusak di Perairan Buton

waktu baca 3 menit

BUTON, TRIASPOLITIKA.ID – Sebanyak 45 penumpang Kapal Motor (KM) Dioskuri Tomia berhasil dievakuasi setelah kapal tersebut mengalami kerusakan mesin di perairan Laut Tanjung Pamali, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2026) malam.

Kapal dengan nomor GT.134 No. 40/LLS itu diketahui melayani rute Tomia, Kabupaten Wakatobi, menuju Kota Baubau. Kapal mengalami kerusakan pada bagian gearbox mesin sekitar pukul 18.10 Wita.

Kerusakan tersebut membuat kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran dan sempat terhenti serta terombang-ambing di sekitar perairan Tanjung Pamali, Selat Buton.

Mendapat laporan dari nakhoda terkait kondisi kapal dan permintaan pertolongan, Polres Buton bersama sejumlah instansi terkait langsung melakukan langkah mitigasi dan evakuasi.

Proses evakuasi diawali dengan apel konsolidasi dan pengecekan personel di Pelabuhan Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, sekitar pukul 19.55 Wita. Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha.

Dalam operasi tersebut, Polres Buton melibatkan Tim Medis Sie Dokkes, Ditpolair Polda Sulawesi Tenggara, BNPB Pemerintah Kabupaten Buton, tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, KPLP, serta Syahbandar Pelabuhan Banabungi-Pasarwajo.

Sekitar pukul 20.35 Wita, tim bergerak menuju lokasi kapal yang berada sekitar 12 mil laut dari daratan Kabupaten Buton atau Pelabuhan Banabungi.

Tim evakuasi menggunakan kapal DKP Buton 01 GT.25 No. 1006/LLN. Sejumlah personel yang ikut dalam operasi tersebut antara lain Kasat Binmas Polres Buton IPTU Almuhalid, BRIPDA Muh. Satria, BRIPDA Muh. Farid, BRIPDA Muh. Rivaldo, dan BRIPDA LD. Gifari dari Polair.

Kapal tersebut juga dinakhodai La Aco dengan dibantu sekitar lima anak buah kapal (ABK).

Setelah proses evakuasi dan mitigasi dilakukan, seluruh penumpang KM Dioskuri Tomia berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Total terdapat 45 penumpang yang dievakuasi, terdiri dari 34 orang dewasa dan 11 anak-anak.

Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha mengatakan keselamatan penumpang, nakhoda, dan seluruh ABK menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut.

“Dalam setiap proses evakuasi, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami bersama seluruh instansi terkait bergerak cepat untuk memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman,” ujar Ali.

KM Dioskuri Tomia bersama nakhoda dan seluruh penumpangnya kemudian tiba di Pelabuhan Banabungi sekitar pukul 02.55 Wita, Selasa (25/8/2026), dalam keadaan lengkap dan selamat.

Proses evakuasi dinyatakan selesai sekitar pukul 03.45 Wita. Selama proses berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

Setelah tiba di Pelabuhan Banabungi, KM Dioskuri Tomia masih dalam kondisi labuh tambat untuk menjalani perbaikan mesin, khususnya pada bagian gearbox yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, seluruh penumpang telah melanjutkan perjalanan menuju Kota Baubau melalui jalur darat menggunakan kendaraan angkutan. Para penumpang juga didampingi pihak keluarga masing-masing.

Respons cepat Polres Buton bersama instansi terkait dalam kejadian tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan Kabupaten Buton.

  • Reporter: Anto