Saham Bank Melonjak, IHSG Tembus Level 8.200

waktu baca 3 menit
  • Optimisme Menteri Keuangan Dorong Sentimen Positif Pasar Modal

JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada sesi kedua perdagangan Kamis (9/10/2025), ditopang oleh kenaikan harga saham perbankan berkapitalisasi besar. Mengutip data RTI, hingga pukul 15.45 WIB, IHSG naik 0,99 persen ke level 8.244, sedangkan indeks LQ45 melonjak 2,01 persen ke posisi 800.

Sebagian besar indeks acuan bergerak di zona hijau, dengan IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.272,63 dan terendah 8.159,94. Tercatat 418 saham menguat, 252 melemah, dan 129 stagnan. Total frekuensi transaksi mencapai 2.973.196 kali dengan volume perdagangan 35,2 miliar saham dan nilai transaksi harian Rp28,5 triliun.

Saham Bank Dorong Kinerja IHSG

Kinerja positif IHSG tidak lepas dari reli saham-saham bank besar yang berbalik arah menguat setelah sempat melemah di sesi pertama. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 4,06 persen ke posisi Rp4.100 per saham setelah dibuka turun di Rp3.910. Sepanjang perdagangan, saham BBNI bergerak di kisaran Rp3.860–Rp4.150 per saham dengan nilai transaksi mencapai Rp391,3 miliar.

Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) juga mencatatkan lonjakan 5,08 persen ke posisi Rp1.240 per saham. Saham BBTN sempat menyentuh level tertinggi Rp1.265 dan terendah Rp1.160, dengan nilai transaksi harian sebesar Rp165,8 miliar.

Kenaikan serupa terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menguat 3,29 persen ke posisi Rp4.390 per saham. Nilai transaksi saham BMRI tercatat Rp726,4 miliar, dengan volume perdagangan mencapai 1,68 juta saham.

Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turut mencatat penguatan 4,3 persen ke posisi Rp3.880 per saham. Saham BBRI diperdagangkan di rentang Rp3.640–Rp3.930 per saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp1,7 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga bergerak positif, naik 2,71 persen ke level Rp7.575 per saham. Sepanjang sesi, saham BBCA sempat menyentuh level tertinggi Rp7.700 dan terendah Rp7.300, dengan nilai transaksi harian Rp2 triliun.

Sentimen Positif dari Kunjungan Menteri Keuangan

Penguatan IHSG dan saham perbankan terjadi seiring kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis siang. Dalam kesempatan itu, Purbaya menyampaikan optimisme terhadap prospek pasar modal dan ekonomi nasional.

“In short, IHSG to the moon,” ujar Purbaya dengan nada optimistis saat berbicara di hadapan pelaku pasar modal.

Ia menilai penguatan IHSG mencerminkan kepercayaan investor terhadap arah ekonomi Indonesia yang terus membaik. Menurutnya, tren positif tersebut akan berlanjut dalam jangka panjang seiring perbaikan ekonomi yang bersifat struktural dan berkelanjutan.

“Tujuan utama pemerintah bukan semata mendorong pasar modal, tetapi memperkuat fondasi ekonomi nasional. Jika ekonomi tumbuh baik, pasar saham akan ikut menguat,” katanya.

Purbaya menambahkan, likuiditas yang mulai meningkat menunjukkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. “Saya yakin IHSG akan terus naik, bahkan mungkin sepuluh tahun ke depan tren positif ini akan berlanjut,” pungkasnya.

  • Dekri Adriadi | Triaspolitika.id