PT Vale dan MIND ID Dukung Festival Sungai Cipinang 2025: Wujud Sinergi Jaga Sumber Kehidupan

waktu baca 4 menit
PT Vale dan MIND ID Dukung Festival Sungai Cipinang 2025: Wujud Sinergi Jaga Sumber Kehidupan

JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID – Upaya mewujudkan sungai yang bersih dan berdaya terus bergulir. Jumat (31/10), PT Vale Indonesia Tbk bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan BUMN Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID) melaksanakan penanaman pohon di kawasan Waduk Dukuh I, Jakarta Timur, dalam rangka Festival Sungai Cipinang 2025.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Bersih Sungai Cipinang, proyek percontohan pengelolaan sungai berbasis masyarakat. Acara dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, dan diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai unsur — mulai dari pejabat tinggi KLH, Direksi MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, komunitas peduli sungai, masyarakat sekitar, hingga dunia usaha.

“Daerah ini akan dikembangkan menjadi kawasan wisata air yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar — sebuah ide baik yang muncul dari Pak Roy. Saya mengapresiasi komunitas dan seluruh warga yang telah berperan menjaga sungai ini. Sedimentasi akan diangkat sehingga aliran air lebih lancar dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan wisata seperti kano. Namun yang terpenting, jangan sampai penumpukan sampah terjadi lagi,” ujar Diaz.

Ia menambahkan, penanaman pohon juga menjadi langkah penting dalam memperindah kawasan dan menambah pasokan oksigen bagi warga. “Saya mendorong agar kegiatan ini terus digalakkan sebagai bagian dari upaya memperbanyak ruang terbuka hijau di Jakarta. Menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan. Terima kasih kepada MIND ID, Vale, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan kegiatan ini,” ucapnya.

Sinergi untuk Pemulihan Sungai dan Kesadaran Lingkungan

Sungai Cipinang, yang membentang sepanjang 30,4 kilometer dari Depok hingga Jakarta Timur, saat ini termasuk kategori cemar berat dengan beban sampah mencapai 302 ton per bulan. Melalui Festival Sungai Cipinang, pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai serta memperkuat peran komunitas dalam menjaga kebersihan dan kesehatan sungai.

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH, Dr. Rasio “Roy” Ridho Sani, menegaskan pentingnya sinergi lintas pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas air. “Gerakan ini menjadi contoh nyata bahwa pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri bisa bersatu untuk perubahan lingkungan yang berdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menegaskan partisipasi pihaknya mencerminkan komitmen nyata MIND ID dalam menjaga ekosistem dan memperkuat semangat kolaborasi lintas sektor. “Bagi MIND ID, sungai bukan sekadar aliran air, tetapi sumber kehidupan dan energi yang menopang aktivitas masyarakat serta industri. Karena itu, Grup MIND ID akan konsisten mendukung berbagai upaya pemulihan dan konservasi ekosistem sungai sebagai bagian dari tanggung jawab kami menjaga keseimbangan alam,” ujar Pria.

Partisipasi PT Vale dalam kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Sebagai perusahaan tambang nikel yang menggunakan energi terbarukan dari PLTA di Sulawesi Selatan, Vale menempatkan air sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.

“Air adalah fondasi dari keberlanjutan. Apa yang kami lakukan di Sungai Cipinang hari ini mencerminkan filosofi kami bahwa setiap tetes air harus dijaga dan dikembalikan lebih bersih,” kata Bernardus Irmanto, Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia Tbk. “Sebagai bagian dari Grup MIND ID, kami percaya tanggung jawab menjaga lingkungan tidak berhenti di wilayah operasi kami, tetapi juga harus meluas ke ruang publik dan perkotaan, di mana dampak nyata dapat dirasakan masyarakat.”

Mendorong Kolaborasi dan Aksi Nyata

Selain penanaman pohon, Festival Sungai Cipinang 2025 juga diisi dengan kegiatan pengerukan sedimen sungai, pelepasan ikan di Waduk Dukuh I, pemberian apresiasi kepada komunitas peduli sungai, serta bazar UMKM warga setempat.

PT Vale bersama MIND ID dan KLH berharap kegiatan ini menjadi model public–private–community partnership dalam pengelolaan sungai berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia.

“Sungai yang bersih berarti kehidupan yang berkelanjutan. Kolaborasi hari ini membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari aksi sederhana — dari satu pohon yang ditanam, satu sampah yang diangkat, hingga satu komunitas yang berdaya,” tutup Bernardus Irmanto.

  • Editor: Dekri