Progresif Perempuan Cendekia di Negeri Khalifatul Khamis

waktu baca 2 menit
Kiri; Ibu Fanti Frida Yanti (Wakili Indonesia di VVEngage Fellows periode 2020-2021) Kanan; Noviyanti

BAUBAU, TP – Ditengah sekian banyak cendekia pada kaum perempuan di Kota Baubau, Ibu Fanti Frida Yanti hadir dan berhasil mematahkan asumsi nalar pada progresif perempuan lokal di Negeri Khalifatul Khamis.

Kenapa tidak, beliau kini membuktikan sebagai satu-satunya perempuan di Kota Baubau bahkan mewakili Indonesia yang berhasil masuk ke VVEngage Fellows periode 2020-2021 bersama 35 perempuan dari beberapa Negara di belahan Dunia.

VVEngage adalah persekutuan khas Vital Voices yang mendukung para pemimpin politik perempuan yang luar biasa dalam membuat dan mempengaruhi kebijakan di seluruh dunia.

Mengenal Ibu Fanti, dia adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bertugas di Badan Perencanaan Pembangunan (BAPPEDA) Kota Baubau Provinsi Sulawesi  Tenggara. Sebelumnya, ia pernah bertugas pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau posisi Kepala Badan Divisi Sistem Informasi Gender dan Anak.

Kala itu, beliau menggagas lahirnya Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (SATGAS-PPA), dengan tujuan agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat dalam memberikan pelayanan hukum pendampingan, konseling, pemulihan psikologis dan rehabilitasi sosial untuk perempuan dan anak-anak korban kekerasan di Kota Baubau.

Momen silaturahim pun tidak terlewatkan begitu saja tepatnya di hari Kamis (1/4/2021), wejangan sampai motivasi demi motivasi tersisip hangat yang terucap kata demi kata dari beliau, tak terasa waktu pun bergulir cepat.

Satu persatu pengalaman terurai rapi diutarakannya, mulai dari pengalaman kuliah hingga sampai dengan pengalaman di lapangan beliau.

Hingga kini, beliau (Ibu Fanti Frida Yanti) lebih berfokus dan memperdalam materi di bidang Penelitian Pembangunan Manusia dan Tata Pemerintahan.

Penulis : Noviyanti
Editor: Tim Triaspolitika.id