Polisi Kawal SPBU di Kolaka Timur, Cegah Antrean dan Penyelewengan BBM Bersubsidi

waktu baca 2 menit

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID — Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Timur meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan, khususnya terhadap BBM bersubsidi.

Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo mengatakan personel kepolisian telah melakukan pengawalan dan patroli secara intensif di sejumlah SPBU selama sepekan terakhir.

“Seminggu ini kami kawal dan patroli ke SPBU. Alhamdulillah, SPBU di wilayah Kolaka Timur aman dan tidak ada antrean panjang,” kata Tinton kepada Triaspolitika.id Selasa, (11/8/2026)

Menurut dia, kehadiran personel kepolisian di lokasi pengisian BBM juga dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan pelayanan di SPBU berlangsung secara tertib.

Tinton mengatakan kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kekhawatiran masyarakat mengenai kelangkaan BBM hingga memicu panic buying tidak perlu terjadi. “Jadi, panic buying masyarakat terkait BBM langka itu tidak benar,” ujarnya.

Tinton juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, karena dapat memicu antrean dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain menjaga situasi tetap kondusif, patroli di SPBU dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mengawasi proses pendistribusian BBM. Pengawasan terutama diarahkan pada penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Tinton menegaskan keberadaan petugas kepolisian di SPBU diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya penyimpangan dalam distribusi BBM. Polisi juga akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan BBM yang disalurkan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya petugas kepolisian di SPBU, maka meniadakan adanya penyimpangan dalam pendistribusian BBM, terutama BBM bersubsidi,” kata dia.

Polres Kolaka Timur, kata Tinton, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut. Pengawasan juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keresahan masyarakat akibat isu kelangkaan BBM.

Masyarakat pun diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Kepolisian mengingatkan agar informasi mengenai kelangkaan BBM tidak langsung dipercaya sebelum dipastikan kebenarannya.

Pengawasan di SPBU tersebut diharapkan dapat menjaga distribusi BBM tetap berjalan normal, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan haknya untuk memperoleh BBM secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan.

  • Penulis: Dekri