Pemkab Mubar Bentuk Tim Pengawasan Distribusi Migas

waktu baca 2 menit
Pj. Bupati Mubar, Bahri. (Dedi/Triaspolitika.id)

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo, Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membentuk tim pengawasan distribusi migas. Tim ini melibatkan lintas OPD dan Forkopimda khususnya unsur TNI/Polri.

Pj. Bupati Mubar, Bahri mengatakan tim ini akan kerja bersama untuk menekan laju inflasi, mensosialisasikan program bangga terhadap buatan Indonesia (penggunaan produk dalam negeri), dan penanganan kemiskinan ekstrem.

“Jadi tadi kami sudah rapat perdana dengan tim pengawasan distribusi migas Pemda yang melibatkan unsur OPD dan forkopimda. Sesuai instruksi Presiden, kami menyatukan langkah-langkah dalam penanganan inflasi, membumingkan program bangga terhadap buatan Indonesia, serta penanganan kemiskinan ekstrem,” kata Bahri saat ditemui di Kantornya, Jum’at, (14/10/2022).

Lanjut Bahri, Khusus inflasi, itu terjadi karena kenaikan harga BBM akibat resesi global. “Inflasi disebabkan ada dua yakni harga yang dikendalikan pemerintah yaitu kenaikan BBM yang harus kita dukung, dan harga pasar,” bebernya.

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri itu menyebutkan ada tiga hal utama yang menjadi tugas dari tim yang dibentuknya itu. Diantaranya, pertama, memonitor dan memastikan ketersediaan dan kecakupan stok BBM khususnya BBM subsidi.

Kedua, memonitor dan memastikan kelancaran dan pemerataan distribusi BBM dari produksi hingga ke konsumen. Kemudian ketiga adalah memonitor dan mastikan stabilitas harga BBM dan mencegah penyimpangan pelaku usaha agar tidak terjadi fraud kecurangan,” lanjutnya.

“Timnya sudah terbentuk. tadi kita FGD bagaimana terkait implementasinya. Jadi tim ini akan membuat timeline schedule secara berkala artinya nanti turun secara insidensil,” pungkas Bahri.

Reporter: Dedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *