Pembangunan Tanggul Laut di Desa Palewai Mulai Dikerjakan, Warga Sambut Positif
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Pembangunan tanggul laut di Desa Palewai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, mulai dikerjakan untuk melindungi permukiman warga dari ancaman abrasi pantai.
Proyek pembangunan tanggul sepanjang 500 meter di pesisir Desa Palewai itu disambut positif masyarakat. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir abrasi terus mengikis daratan dan mengancam rumah warga, terutama saat musim ombak besar.
Kepala Desa Palewai, H. Basri, mengatakan pembangunan tanggul laut menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir karena gelombang pasang kerap merusak permukiman warga.
“Setiap musim barat, ombak besar masuk sampai ke halaman rumah warga. Karena itu, pembangunan pondasi laut ini kami usulkan bersama masyarakat melalui Musrenbangdes dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kolaka,” kata Basri, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan tanggul tersebut memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya mencegah abrasi pantai dan mengurangi dampak gelombang pasang yang selama ini mengancam kawasan permukiman warga.
Selain itu, tanggul laut juga diharapkan mampu melindungi infrastruktur pesisir seperti akses jalan dan dermaga nelayan agar tidak tergerus air laut.
“Pembangunan ini juga untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya nelayan, agar lebih aman saat melaut maupun menambatkan perahu,” ujarnya.
Pengerjaan tahap awal difokuskan pada titik yang paling rawan abrasi dengan konstruksi pondasi batu dan beton. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kolaka turut mendampingi pelaksanaan teknis proyek agar bangunan memiliki daya tahan terhadap gelombang laut.
Sementara itu, pengawas proyek, Thamrin, mengatakan saat ini pekerjaan diawali dengan pembersihan lokasi sebelum penempatan titik konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi bangunan eksisting di lapangan.
“Hari ini kita mulai kegiatan cleaning lokasi, kemudian menentukan posisi bangunan. Setelah itu dipasang besi pondasi dan dilanjutkan dengan pasangan batu untuk tanggul laut atau tembok laut,” jelasnya.
Ia menambahkan, proyek pembangunan tanggul laut tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk masyarakat Desa Palewai.
Dengan pembangunan tanggul laut tersebut, Desa Palewai diharapkan lebih siap menghadapi cuaca ekstrem serta dampak perubahan iklim yang berpotensi mengancam wilayah pesisir.
- Reporter: A. Jamal







