oleh

Mengaku Staf Khusus Presiden, Warga Palembang Diamankan Polisi

BENGKULU, TP – Warga Palembang Provinsi Sumatera Selatan inisial RJS, diamankan Subdit Jatantas Ditreskrimum Polda Bengkulu, Senin (13/9/2021) di Desa Urai Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara.

RJS diamankan karena diduga melakukan penipuan terhadap masyarakat Desa Urai.

“Dia mengaku sebagai Staf Khusus Presiden,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno.

Dijelaskan Sudarno, RJS beraksi dengan mengumpulkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat ada seseorang yang mengaku staf khusus presiden, setelah kami cek, tidak ada nama staf khusus presiden inisial RJS,” katanya.

Kabid Humas Polda Bengkulu mengatakan, sampai pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap adanya terduga pelaku lain yang ikut terlibat aksi RJS.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan, nanti akan kami ekspose kembali setelah ada perkembangan,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu.

Peristiwa serupa pernah terjadi beberapa waktu lalu. Jajaran Polda Metro Jaya menangkap seorang pria yang Nengaku sebagai staf presiden bidang intelijen.

Pria ini, Sahistya Kurniawan alias SK, diciduk Subdit Resmob Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa kartu identitas staf khusus presiden, kartu nama, dan senjata api jenis FN.

Sahistya ditangkap di kediamannya di kawasan Serpong, Banten, Jumat (16/3/2018), atas tuduhan menipu sejumlah orang dengan mengaku sebagai staf khusus presiden.

Dalam aksinya tersangka mengajak korban untuk menjadi sepertinya asalkan membayar belasan juta rupiah untuk mendapatkan paket sebagai stafsus presiden.

Tersangka beraksi sejak 2014. Dua orang yang melapor dengan kerugian sampai belasan juta rupiah.

Polisi masih terus mendalami kasus ini termasuk mencari penyalahgunaan identitas yang sudah dijual tersangka. (siberindo.co)

BERITA PILIHAN