Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kolut Menurun

waktu baca 1 menit
Ilustrasi

KOLUT, TRIASPOLITIKA.ID – Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami penurunan di tahun 2021. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kolut, melalui Kepala Seksi data dan Informasi, Marwah mengatakan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan memiliki motif kekerasan yang berbeda. 

“Untuk kekerasan terhadap anak kebanyakan kasus pelecehan, kalau perempuan kebanyakan kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT),” kata Marwah, Jumat (18/8/2022).

Marwah merinci, kasus kekerasan di tahun 2020 mencapai 14 kasus yang di dominasi kasus kekerasan anak. Sementara tahun 2021 terdapat 10 kasus dengan rincian 5 kekerasan terhadap anak dan 5 kekerasan terhadap perempuan. 

“Untuk tahun 2022, kasus kekerasan baru terdapat 3 kasus.

Data ini masih sementara, karena baru hanya itu yang kami tangani,” katanya.

Menurut Marwah, pihak dinas PPPA telah meluncurkan berbagai program untuk menekan tingkat kekerasan yang terjadi, salah satunya program Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang diluncurkan pada tahun 2020.

“Kami juga setiap tahun gencar melakukan sosialiasasi kepada masyarakat. Bahkan di desa juga telah dibentuk aktivis untuk membantu kami dalam menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan,” katanya.

“Ini juga salah satu faktor menurunnya kasus kekerasan yang kami tangani,” tutup Marwah.

Reporter: Fyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!