Kabupaten Muna Barat Darurat HIV/AIDS

waktu baca 2 menit
Ilustrasi

MUBAR,TP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Muna Barat (Mubar) menyatakan bahwa daerah tersebut darurat HIV/AIDS. Penyebaran virus mematikan tersebut  mengalami peningkatan 10 persen tiap tahunnya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Mubar, Almawin Susen. Kata dia, jumlah masyarakat penderita HIV/AIDS di Mubar berjumlah 34 orang.

“Kategori HIV/AIDS di Mubar ini tinggi atau darurat. Jumlah penderita HIV AIDS itu ada 34 orang. Dari 34 orang ini, ada delapan orang yang menjalani perawatan dan ada juga beberapa yang sudah meninggal dunia,” katanya. Rabu (7/7/2021).

Menurutnya, setiap tahun kasus HIV/AIDS di Mubar meningkatkan 10 persen, terkait kasus ini pihaknya terus melakukan sosialisasi, penyuluhan dan konseling di masyarakat.

Ia melanjutkan, sejauh ini seluruh puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan sudah melakukan kajian kepada orang-orang yang beresiko.

“Orang beresiko ini berasal dari perantau, ibu hamil, waria, LSL, penggunaan jarum suntik dan lokalisasi. Jadi, kita sudah memerintahkan seluruh puskesmas untuk menyelidiki pelaku beresiko ini. Dan selanjutnya dilakukan screening,” paparnya.

Namun Almawin tidak bisa menyebutkan daerah sebaran terbesar penderita HIV/AIDS di Mubar, sebab pihaknya wajib menutupi indentitas penderita.

“Saya tidak bisa sebutkan. Yang pasti sekarang Mubar darurat HIV/AIDS,” tandasnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan virus ini.

“Olehnya itu, diharapkan peran serta masyarakat untuk mencegah penyebaran virus ini secara bersama-sama,” pungkasnya.

Reporter: Dedi