Jembatan Perintis di Wolo Diresmikan, Bukti Negara Hadir untuk Rakyat

waktu baca 4 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Lalonggopi dan Desa Lalonaha, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, resmi digunakan masyarakat setelah diresmikan Komandan Kodim (Dandim) 1412/Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan, S.Sos., M.Han., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Akbar, S.Sos., M.M., Kamis (13/8/2026).

Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan ekonomi.

Mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat”, pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memangkas jarak tempuh warga serta memperlancar mobilitas dan distribusi hasil pertanian.

Jembatan Perintis tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik sarana air bersih sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang membutuhkan akses infrastruktur.

Dandim 1412/Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan mengatakan, jembatan yang diresmikan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi penghubung langsung antara Desa Lalonggopi dan Desa Lalonaha.

“Jembatan perintis yang kita sama-sama resmikan ini menghubungkan antara Desa Lalonggopi dengan Desa Lalonaha di Kecamatan Wolo. Sebelumnya, warga harus memutar cukup jauh atau menyeberangi sungai menggunakan perahu rakit saat musim hujan,” kata Choky.

Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Proses pembangunannya juga melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Pembangunan jembatan merah putih ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat. Kami bersama masyarakat membangun jembatan ini dengan bergotong royong dan ingin memastikan tidak ada daerah yang terisolir,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya berkaitan dengan akses transportasi, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Dengan akses yang lebih mudah, warga dapat menjalankan aktivitas ekonomi, mengangkut hasil pertanian, serta mengakses fasilitas pendidikan dan kesehatan tanpa harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh.

Peresmian Jembatan Perintis turut dihadiri Bupati Kolaka yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Akbar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga.

Sekda Kolaka Akbar mengapresiasi peran Kodim 1412/Kolaka yang ikut mendorong pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.

Menurut dia, pembangunan tersebut menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan di lapangan.

“Ini bentuk sinergi yang baik antara TNI dan pemerintah daerah. Jembatan ini sangat dinantikan masyarakat karena berdampak langsung pada ekonomi warga,” kata Akbar.

Ia mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden RI Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah.

“Pembangunan jembatan ini merupakan hasil program Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka, Kodim 1412/Kolaka, serta masyarakat bergotong royong hingga pembangunan selesai dan kini sudah dapat digunakan masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Setelah prosesi pemotongan pita, Dandim 1412/Kolaka bersama pejabat daerah dan warga menjadi rombongan pertama yang berjalan melintasi jembatan tersebut.

Langkah itu menjadi simbol dibukanya kembali akses penghubung bagi masyarakat Desa Lalonggopi dan Desa Lalonaha.

Kepala Desa Lalonggopi Ibnu Hasan menyambut baik peresmian jembatan tersebut. Menurut dia, keberadaan jembatan sangat membantu aktivitas warga, terutama anak-anak yang sebelumnya kesulitan menuju sekolah ketika kondisi sungai meningkat akibat hujan.

“Dulu kalau hujan anak-anak susah ke sekolah. Sekarang sudah ada jembatan. Terima kasih Bapak TNI dan pemerintah,” kata Ibnu.

Ia berharap masyarakat bersama pemerintah desa dapat menjaga dan merawat jembatan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat, jembatan itu bukan sekadar bangunan penghubung. Kehadirannya membuka jalur yang sebelumnya sulit dilalui dan memberikan kepastian bagi warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kodim 1412/Kolaka berharap pembangunan jembatan tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kolaka sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Peresmian Jembatan Perintis itu pun menjadi penanda bahwa pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat di wilayah pelosok tetap mendapatkan akses dan pelayanan yang layak.

  • Reporter: A. Jamal