IKWI Gelar Silaturahmi Nasional dan Rapat Pra-Kongres Menuju HPN 2026 di Banten

waktu baca 3 menit
IKWI Gelar Silaturahmi Nasional dan Rapat Pra-Kongres Menuju HPN 2026 di Banten

JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) menggelar Silaturahmi Nasional dan Rapat Pra-Kongres bertajuk “IKWI Bangkit Bersatu” di Ruang Rapat Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (22/10/2024).

Acara yang berlangsung secara hybrid (daring dan luring) ini dihadiri oleh 88 peserta dari 21 pengurus IKWI provinsi se-Indonesia. Agenda utama kegiatan tersebut adalah memperkuat solidaritas antaranggota sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Kongres Nasional IKWI yang akan digelar bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten.

Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme

Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana, dalam sambutannya menegaskan pentingnya semangat kebersamaan di antara seluruh pengurus dan anggota.

“Forum ini bukan hanya ajang koordinasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan soliditas IKWI dalam menyongsong Kongres 2026,” ujar Indah.

Rapat membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penyempurnaan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT), rencana pelaksanaan Kongres IKWI dan HPN 2026, pengukuhan pengurus pusat dan daerah, serta evaluasi bidang organisasi, keuangan, dan komunikasi eksternal.

Finalisasi PD-PRT dan Rencana Kongres

Sekretaris Jenderal IKWI, Rahmayulis, memimpin pembahasan utama mengenai finalisasi PD-PRT. Peserta rapat menyepakati bahwa penyempurnaan dokumen tersebut akan diselesaikan sebelum HPN 2026.

Pembahasan akhir akan dilakukan secara hybrid, sementara pengesahan PD-PRT dijadwalkan pada Kongres Nasional yang akan digelar pada 7–8 Februari 2026 di Banten. Kongres tersebut juga akan menjadi momentum pengukuhan pengurus pusat dan daerah, serta penetapan peraturan organisasi hasil kolaborasi berbagai bidang.

Aspirasi Daerah: Dari Efisiensi hingga Pendataan Anggota

Berbagai pandangan dan usulan disampaikan oleh perwakilan dari 21 provinsi.

  • Aceh menyoroti pentingnya efisiensi dan komunikasi aktif antaranggota melalui media sosial.

  • Sulawesi Selatan dan Jawa Timur mengusulkan agar kongres digelar tatap muka untuk memperkuat silaturahmi.

  • Sulawesi Tengah, Riau, dan Kalimantan Timur mendorong format hybrid agar daerah dapat berpartisipasi maksimal.

  • Jawa Barat dan Sumatera Utara menekankan pentingnya kesesuaian dengan Anggaran Dasar dan PD-PRT yang berlaku.

  • Sulawesi Tenggara mengusulkan pendataan ulang anggota serta penyeragaman Kartu Tanda Anggota (KTA) dan seragam IKWI.

Mayoritas peserta sepakat bahwa penyempurnaan PD-PRT harus rampung sebelum HPN agar kongres dapat difokuskan pada pengesahan dan konsolidasi organisasi.

Pembentukan Tim 9 dan Kesiapan Teknis

Dari sisi internal, Bidang Organisasi yang diwakili Harbiyah mengusulkan pembentukan Tim 9 untuk merampungkan draf final PD-PRT dan mempersiapkan pelaksanaan kongres.

Sementara itu, Ratna Minangsari dan Haresti Amrihani menekankan pentingnya kesiapan teknis untuk pelaksanaan hybrid agar partisipasi anggota daerah tetap optimal. Mereka juga menyarankan agar seluruh agenda kongres dapat dilaksanakan efektif dalam satu hari penuh sebelum pelantikan oleh pembina IKWI pada puncak HPN 2026.

Semangat Kebangkitan IKWI

Menutup rapat, Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh usulan dan pandangan peserta.

“Kita ingin Kongres 2026 menjadi momentum kebangkitan IKWI sebagai organisasi yang kompak, mandiri, dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” tegasnya.

Dengan semangat “IKWI Bangkit Bersatu”, organisasi yang menaungi keluarga besar wartawan Indonesia ini berkomitmen memperkuat peran sosial, solidaritas, dan profesionalisme di era media yang terus berubah.