BNN Tangkap Terduga Jaringan Peredaran Gelap Narkotika di Kolaka

waktu baca 2 menit
BNN Tangkap Terduga Jaringan Peredaran Gelap Narkotika di Kolaka.(Dekrit/Triaspolitika.id)

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka, berhasil mengamankan seorang pria inisial HM, yang diduga jaringan peredaran gelap narkotika di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

HM alias JN diamankan petugas BNNK Kolaka disalah satu penginapan yang ada di Kabupaten Kolaka, Selasa (22/3/2022) pukul 03.30 wita dini hari.

Kepala BNNK Kolaka Bentonius Silitonga menuturkan, penangkapan JN berdasarkan laporan masyarakat, bahwasanya disalah satu penginapan di wilayah tersebut kerap terjadi pesta narkotika.

”Setelah menerima informasi itu, kami langsung mendalaminya, siapa saja yang kerap bertandang ke lokasi tersebut,” terang Silitonga pada triaspolitika.id Selasa, (22/3/2022) pagi.

Di lokasi tersebut lanjut Silitonga, petugas BNNK Kolaka yang ia kordinir, langsung melakukan pengawasan terhadap pergerakan orang-orang yang masuk di kamar tersebut.

Kata Silitonga, BNNK Kolaka melakukan pengawasan terhadap HM sejak Senin malam pukul 23.00 wita. Sedangkan penangkapan HM dilakukan pada pukul 03.30 wita Selasa pagi.

”Pelaku kami tangkap saat hendak masuk ke salah satu kamar penginapan. Kami duga pelaku sudah berencana bersama kawannya untuk bertransaksi sabu,” jelas Silitonga.

BNN Tangkap Terduga Jaringan Peredaran Gelap Narkotika di Kolaka.(Dekrit/Triaspolitika.id)

Saat melakukan penggeledahan terhadap HM, petugas BNN menemukan barang bukti narkotika yang disembunyikan pelaku didalam korek api.

Lanjut Silitonga, saat petugas menemukan barang bukti, pelaku sempat melakukan perlawanan verbal dengan tidak mengakui jika barang tersebut miliknya.

Pelaku kata silitonga, baru mau mengakui barang tersebut miliknya, saat petugas melakukan komunikasi persuasi.

”Akhirnya yang bersangkutan mau bekerja sama dengan baik. Pelaku mengakui jika barang tersebut memang miliknya yang akan digunakan bersama rekanya yang sebelumnya sudah janjian,” terangnya.

Setelah mengakui, pelaku kemudian digiring oleh petugas menuju kantor BNNK Kolaka untuk dilakukan asesmen medis dan hukum. Ditangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti sabu beserta dua buah telepon genggam.

”Pelaku akan kami proses hukum. Sebagaimana yang dimaksud, seseorang yang memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika tanpa hak dapat di pidana penjara,” tegas Bentonius Silitonga.

BNNK Kolaka akan terus melakukan pengawasan serta pendalaman terhadap Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kolaka. Sesuai dengan misi BNNK menjadikan Kolaka Bersinar (Bersih dari Peredaran Narkotika).

Reporter: Dekrit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!