ALAM Sultra Desak Transparansi Penanganan Kasus Kecelakaan Kerja
MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Aliansi Aktivis Mahasiswa Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di kantor Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara, Kamis (7/5/2026). Massa aksi menuntut transparansi dalam penanganan kasus kecelakaan kerja di Sulawesi Tenggara.
Dalam aksi tersebut, para demonstran meminta Binwasnaker membuka data lengkap terkait setiap kasus kecelakaan kerja, termasuk perkembangan proses hukum dan penjatuhan sanksi terhadap perusahaan yang diduga lalai dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Ketua ALAM Sultra, Rahman Kusambi, menilai keterbukaan informasi penting untuk menghindari kesan adanya pembiaran terhadap pelanggaran ketenagakerjaan.
“Sanksi administrasi maupun pidana harus dijelaskan secara terbuka agar publik mengetahui proses penegakan hukumnya,” ujar Rahman.
Selain mendesak transparansi, ALAM Sultra juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara segera memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) dengan Binwasnaker dan instansi terkait guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan ketenagakerjaan di daerah.
Menurut Rahman, keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama dalam aktivitas industri maupun pertambangan yang berkembang di Sulawesi Tenggara.
“Tidak boleh ada kelalaian berulang tanpa pertanggungjawaban yang jelas. Transparansi dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci untuk mencegah kasus serupa,” katanya.

ALAM SULTRA Bertandang di Kantor DPRD Sultra.
ALAM Sultra berharap pemerintah daerah dan lembaga terkait dapat lebih terbuka, responsif, dan serius menangani persoalan ketenagakerjaan demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan berkeadilan.
- Reporter: Farid







