Warga Blokade Jalan Poros Ladongi, Tuntut janji Politik Gubernur Ali Mazi

waktu baca 2 menit

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan masyarakat mencari solusi terbaik (Gemast) Kolaka Timur, memblokade jalan penghubung Kecamatan Ladongi – Lambandia, pada Rabu, (7/12/2022).

Pembokadean jalan dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap janji politik Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi.

Kata mereka, Gubernur Ali Mazi sempat berjanji bakal memperbaiki jalan poros yang menghubungkan antara kecamatan Ladongi dan kecamatan Lambandia, saat kampanye di wilayah tersebut.

Tidak hanya meminta janji gubernur Sultra segera dikabulkan, massa juga meminta Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, agar dapat memastikan perbaikan ruas jalan tersebut dapat terlaksana paling lambat tahun anggaran 2023.

Dalam orasinya, massa juga meminta DPRD tingkat satu untuk mengawal aspirasi mereka secara tuntas, terkait perbaikan infrastruktur ruas jalan yang dimaksud.

”Kami juga meminta Dinas PU Provinsi Sultra serta Dinas PU Kolaka Timur segera melakukan maintenance perbaikan ruas jalan selambat – lambatnya di Bulan Desember 2022,” ujar korlap aksi, Tafsirul Anam.

Selain itu, massa juga meminta Bupati Kolaka Timur untuk segera mengkomunikasikan terkait relokasi anggaran provinsi guna perbaikan jembatan Lambandia.

Dihadapan massa aksi Bupati Kolaka Timur Abdul Azis berjanji, segala tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat bakal ia perjuangkan dengan sungguh-sungguh.

Kata Azis, dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan alat berat untuk melaksanakan maintenance ruas jalan Ladongi – Lambandia yang rusak.

Azis juga berjanji bakal sesegera mungkin melayangkan surat kepada pemerintah provinsi, agar mengangarkan perbaikan ruas jalan poros Ladongi – Lambandia sesuai dengan tuntutan masyarakat.

”Ruas jalan Ladongi – Polipolia dan Lambandia akan di perbaiki oleh Dinas PU Provinsi Sultra pada tahun anggaran 2023,” ujar Abdul Azis.

“Saya berkeyakinan dengan dukungan kita semua, ada intervensi tuhan untuk bisa membenahi jalan kita. Saya siap berkomitmen untuk ikut memperjuangkan jalan ini,” sambung Azis.

Pantauan Triaspolika.id usai menjawab tuntutan massa, Bupati Kolaka Timur Abdul Azis bersama perwakilan dari Gemast Koltim menggelar penandatanganan tuntutan yang dilengkapi dengan Stempel Bupati Kolaka Timur.

Dalam penandatanganan itu Bupati Azis didampingi Sekda Koltim Andi Muhammad Iqbal Tongasa, Kepala Satpol-PP Bastian, Kepala Kesbangpol Koltim Subhan, Kabid Bina Marga PU Koltim, Kapolsek serta beberapa staf pemerintah daerah Kolaka Tmur.

Reporter: Hery

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!