Wagub Sulsel Tinjau Operasional PT Vale, Industri Hijau Jadi Pilar Pembangunan Berkelanjutan 

waktu baca 3 menit

SOROWAKO, TRIASPOLITIKA.ID – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke kawasan operasional PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako, pada Kamis, 17 April 2025.

Kunjungan tersebut menegaskan pentingnya pertambangan yang dikelola secara bertanggung jawab sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Fatmawati menyampaikan apresiasi mendalam terhadap komitmen PT Vale dalam menjaga lingkungan yang sejalan dengan agenda pembangunan hijau Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“PT Vale bukan sekadar perusahaan tambang—ini adalah simbol bagaimana industri strategis bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus penjaga ekosistem. Kemitraan ini adalah langkah penting untuk mewujudkan Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter,” ujar Fatmawati.

Rehabilitasi Lahan dan Keberlanjutan

Fatmawati menyoroti komitmen PT Vale dalam merehabilitasi lahan pasca tambang dan menjaga keanekaragaman hayati. Hingga akhir 2024, perusahaan telah mereklamasi lebih dari 7.900 hektare lahan* dan menanam 4,3 juta pohon, termasuk spesies endemik bernilai konservasi tinggi.

PT Vale juga mengelola Taman Kehati Sawerigading Wallacea seluas 300 hektare, yang menjadi habitat flora dan fauna asli Sulawesi.

“Komitmen ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak harus merusak lingkungan. Justru, industri dapat menjadi mitra aktif dalam menjaga bumi untuk generasi mendatang,” tambah Fatmawati.

Kolaborasi untuk Keberlanjutan

Fatmawati menekankan pentingnya kerja sama antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga potensi sumber daya alam Sulawesi Selatan.

PT Vale telah merekrut 91 persen tenaga kerja lokal dari Sulawesi Selatan melalui program pelatihan vokasi dan pendampingan UMKM. Pada 2024, perusahaan mendukung lebih dari 250 UMKM binaan dengan anggaran lebih dari Rp50 miliar untuk program pengembangan masyarakat.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah dan PT Vale, kita bisa melangkah dari langkah kecil menuju lompatan besar. Ini adalah bentuk pembangunan yang berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Menjaga Keindahan Danau Matano

Dalam kunjungannya, Fatmawati juga menyampaikan kekagumannya terhadap kebersihan Danau Matano, salah satu danau terdalam di Asia Tenggara. PT Vale secara konsisten memonitor kualitas air dan memastikan bahwa danau tetap dalam kondisi kelas A, aman untuk konsumsi, dan menjadi sumber utama air bagi masyarakat.

Pengembangan Taman Kehati

Di Taman Kehati, Fatmawati melakukan penanaman pohon eboni dengan sistem tagging dan barcode yang diterapkan PT Vale.

“Nurserynya luar biasa. Ini bukan hanya mendukung perusahaan, tetapi juga misi besar Pemerintah Sulsel dalam membangun ekosistem hijau yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turut menyampaikan bahwa Taman Kehati Sawerigading Wallacea dirancang sebagai pusat edukasi lingkungan berbasis konservasi yang mencakup museum tambang, penangkaran rusa Timor, dan laboratorium vegetasi endemik.

Komitmen PT Vale

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan terima kasih atas apresiasi Wagub Sulsel. “Apa yang dilakukan PT Vale saat ini merupakan bentuk tanggung jawab kami terhadap pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Endra.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi PT Vale untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah Sulawesi Selatan, khususnya dalam mendukung program strategis di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.(*)