Wabub Konsel Dampingi Menteri LHK saat Kunker di TNRA Watumohai

waktu baca 2 menit
Wabub Konsel Rasyid saat mendampingi Menteri LHK Siti Nurbaya dalam kunjungan kerjanya di Konsel untuk memastikan tempat penangkaran Anoa dan Rusa di TNRA Watumohai, Jumat (4/2/2022). Foto: Kasran / Triaspolitika.id

KONSEL, TRIASPOLITIKA.ID – Wakil Bupati Konawe Selatan Rasyid mendampingi Menteri LHK Siti Nurbaya saat melakukan kunjungan kerjanya di Kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) yang terletak di antara perbatasan Kabupaten Konsel dan Bombana.

Rawa Aopa merupakan tempat beradanya satwa dilindungi dan langka seperti Anoa, Rusa dan masih banyak jenis primata lainnya.

Dihadapan Wakil Bupati Rasyid dan para jajaran di Kementerian LHK, Siti Nurbaya mengatakan kunjungan kerja ini merupakan bagian dari persiapan kegiatan pelepasan liar hewan jenis Anoa dan Rusa serta dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari mendatang di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

“Panorama TNRAW memiliki keunikan tersendiri, apalagi Padang Savana yang begitu luas, sejuk dan enak dipandang mata,” ungkapnya dihadapan para tamu, Jum’at (4/2/2022).

Dengan potensi kekayaan alam tersebut yang juga diincar banyak pihak, Siti Nurbaya berharap dapat memberi manfaat secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. Olehnya itu, pengembangan TNRAW menjadi program prioritas KemenLHK saat ini maupun kedepan

“Dengan potensi unggulan yang berbeda dengan taman lain, kami berkomitmen terus membangun lokasi ini untuk pelestarian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Konsep pengembangan wisata alam terintegrasi baik Savana, mangrove dan pegunungan dataran rendah,” bebernya.

Sementara Wabup Konsel Rasyid yang turut mendampingi Menteri LHK menyampaikan ucapan selamat datang, sekaligus berterimakasih atas kunjungan serta perhatian lebih yang diberikan dari Pemerintah pusat melalui Kementerian LHK.

“Kami berharap sinergitas antar lembaga terus terjalin demi menjaga keseimbangan ekosistem alam dan mendorong geliat ekonomi masyarakat sekitar, baik melalui eko wisata maupun pemanfaatan hasil perikanannya melalui penangkapan ikan di sungai dalam lingkungan TNRA Watumohai,” imbuhnya.

Reporter: Kasran