oleh

Upah Pekerja Belum Dibayar, SDN 2 Pasir Putih di Muna Disegel

MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Bangunan sekolah SDN 2 Pasir Putih, Kecamatan Pasir Putih, Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel oleh sejumlah pekerja.

Hal tersebut dilakukan akibat upah dari para pekerja tak kunjung dibayar. Padahal, penyelesaian bangunan tersebut tinggal 5 persen untuk dana pemeliharaan.

Proyek tahun anggaran 2021 itu, diketahui dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK), yang ditangani balai PUPR Pemerintah Provinsi Sultra. Pembangunan tersebut kecipratan anggaran Rp6 miliar di tujuh sekolah di Kabupaten Muna.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muna, Ashar Dulu membenarkan penyegelan sekolah tersebut.

Ashar juga mengaku penyebab disegel sekolah tersebut akibat upah para pekerja belum dibayar.

Ashar mengaku telah menghubungi Pimpinan proyek (Pimpro).

“Menurut pimpro, upah buruh garansinya dana lima persen masuk dalam biaya pemeliharaan. Kemudian lima persen kami belum mengetahui apakah bisa menutup gaji buruh,” ujar Ashar Senin, (15/11/2021).

Proyek tersebut, Tujuh sekolah yakni, SDN 8 Pasir Putih, SDN 3 Pasir Putih, SDN 2 Pasir Putih, SDN 1 Pasikolaga, SDN 5 Pasikolaga, SDN 7 Kontunaga dan SDN 7 Kontukowuna

“Program tersebut, usulan Dikbud Muna, jadi kita tidak punya kewenangan, kecuali Balai PUPR Pemprov Sultra,” katanya.

Kepala Seksi Sarana Prasarana Sekolah Dasar (Sapras SD) Dikbud Muna La Afi mengatakan, dari tujuh sekolah hanya ada satu sekolah yang dianggap bermasalah yaitu SDN 2 Pasir Putih.

“Baik proyek masih beberapa item belum diselesaikan. Misalanya, paving blok dan ruang parkir kendaraan belum di atapi,” ungkapnya.

Reporter: Bensar Sulawesi

Komentar

BERITA PILIHAN