Syarifuddin Tundreng Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Rektor USN Kolaka
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Dinamika pemilihan Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka periode 2026–2030 mulai bergulir. Dr. Syarifuddin Tundreng menjadi pendaftar pertama dalam tahap penjaringan bakal calon rektor yang dibuka oleh panitia pemilihan.
Syarifuddin yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USN Kolaka menyerahkan langsung berkas pendaftarannya di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor, Selasa (7/4/2026).
Kehadirannya menandai dimulainya proses kontestasi kepemimpinan di lingkungan kampus tersebut, sekaligus menjadi sinyal awal keterlibatan sivitas akademika dalam proses demokrasi internal universitas.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Irajuana Haidar, mengapresiasi pendaftaran perdana tersebut. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa tahapan penjaringan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami menyambut baik partisipasi ini sebagai bentuk keterlibatan aktif sivitas akademika. Panitia berkomitmen menjaga proses tetap transparan, objektif, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, panitia masih membuka kesempatan bagi dosen yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri hingga batas akhir pada 10 April 2026. Panitia berharap jumlah kandidat yang mendaftar dapat memenuhi ketentuan minimal sehingga proses seleksi di tingkat senat berlangsung lebih kompetitif.
Sementara itu, Ketua Senat USN Kolaka, Muhammad As Ari, sebelumnya menyampaikan harapan agar figur yang maju dalam kontestasi memiliki kapasitas manajerial dan visi strategis dalam membawa universitas semakin kompetitif di tingkat nasional.
Dengan latar belakang kepemimpinan di salah satu fakultas terbesar, keikutsertaan Syarifuddin Tundreng dinilai menjadi awal yang penting dalam proses penjaringan calon rektor.
Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melanjutkan tahapan verifikasi administrasi sebelum mengumumkan hasil penjaringan secara resmi kepada publik kampus.
- Editor: Dekri







