Sinthia Pertiwi Paparkan Program Andalan RD-FPK di Hadapan Ratusan Emak-Emak di Tongauna Utara

waktu baca 3 menit
Emak-emak Tongauna Utara hadiri dan dukung RD-FPK menang Pilkada Konawe

TRIASPOLITIKA.ID: KONAWE – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe nomor urut 2, Rusdianto – Fachry Pahlevi Konggoasa (RD-FPK) terus bergerak untuk meraih simpati masyarakat.

Kali ini, Tim RD-FPK mengadakan kampanye tatap muka dengan warga Kecamatan Tongauna Utara di Desa Andalambe, pada Minggu malam, 6 Oktober 2024.

Kampanye RD-FPK di Desa Andalambe berbeda dari kampanye sebelumnya. Di Tongauna Utara, pertemuan ini dihadiri terutama oleh kaum perempuan, khususnya para emak-emak atau ibu-ibu.

Ketua Tim Pemenangan Rusdianto-Fachry, H. Irawan Laliasa, dalam orasi politiknya, menyampaikan bahwa pasangan calon nomor urut 2 memiliki berbagai program yang berpihak pada masyarakat, khususnya kaum ibu.

Ia menambahkan, jika RD-FPK terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe pada 27 November mendatang, kaum ibu akan dapat berkontribusi dalam perekonomian keluarga melalui bantuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Bagaimana cara merealisasikannya, nanti akan dijelaskan langsung oleh calon Ibu Bupati, karena sesama perempuan tentu lebih memahami permasalahan yang dihadapi kaum ibu saat ini,” ujar Irawan Laliasa.

Mewakili suaminya yang berhalangan hadir, Sinthia Pertiwi Rusdianto menyampaikan program unggulan RD-FPK jika diberi amanah memimpin Konawe ke depan.

Di hadapan ratusan ibu-ibu, Sinthia menjelaskan bahwa pasangan calon nomor urut 2, RD-FPK, memiliki beberapa program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Program tersebut mencakup pendidikan gratis, jaminan kesehatan gratis, bedah rumah untuk rumah tidak layak huni, peningkatan kesejahteraan aparatur desa dan kelurahan, bantuan dana block grant dan mobil operasional untuk setiap desa/kelurahan, serta penambahan kuota pupuk subsidi bagi petani.

“Untuk aparatur desa dan kelurahan, termasuk RT/RW, guru ngaji, imam masjid, dan petugas adat, akan diberikan insentif minimal Rp 1 juta per bulan yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing,” jelasnya.

“Khusus untuk guru ngaji dan imam masjid, kami akan memberikan hadiah tambahan berupa umrah gratis,” tambahnya.

Sinthia juga menjelaskan bahwa RD-FPK akan memberikan peluang bagi kaum ibu untuk membantu perekonomian keluarga melalui dana block grant sebesar Rp 200 juta per tahun bagi setiap desa dan kelurahan.

“Jadi, ibu-ibu yang memiliki usaha seperti menjual sembako, sayur, atau usaha lainnya, bisa memanfaatkan anggaran tersebut. Tinggal dimusyawarahkan dengan pemerintah desa atau kelurahan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sinthia menambahkan bahwa program bantuan block grant ini juga diharapkan dapat meringankan beban para ibu rumah tangga, sehingga mereka tidak perlu lagi meminjam uang dengan bunga tinggi untuk modal usaha.

“Ibu-ibu tidak perlu lagi meminjam dari koperasi. Pemerintah akan memberikan modal usaha melalui dana block grant ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, istri Rusdianto ini memohon doa dan dukungan masyarakat Kecamatan Tongauna Utara agar RD-FPK dapat merealisasikan visi dan misinya. Menurutnya, semua program pro-rakyat RD-FPK hanya bisa terlaksana jika masyarakat memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin Konawe lima tahun ke depan.

“Bantu RD-FPK untuk mewujudkan semua programnya. Caranya, pada 27 November nanti, datang ke TPS dan coblos nomor 2,” tutupnya.