Seleksi ASN 2021, Pamkab Mubar Dapat 232 Kuota Formasi
MUBAR, TP – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB) telah resmi mengeluarkan kuota pengadaan aparatur sipil negara (ASN) baik calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) juga resmi mendapatkan penetapan kuota pengadaan CPNS tahun ini. Rabu (19/5/2021).
Hal itu dibenarkan oleh Laode Mahajaya selaku Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Mubar, saat dihubungi wartawan, Senin lalu, (17/5/2021).
“Penetapan Kuota Pengadaan ASN untuk Muna Barat berdasarkan Keputusan MENPAN-RB No. 762 Tahun 2021 Tentang Penetapan Kebutuhan ASN dilingkungan Pemkab Mubar,” ungkapnya.
Mantan Kadis Kesehatan Mubar tersebut menjelaskan total kuota untuk Mubar sebanyak 232 orang terbagi dua jalur yakni CPNSD dan PPPK dengan rincian CPNSD sebanyak 79 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan 11 orang dan tenaga teknis sebanyak 68 orang.
“Sementara untuk calon PPPK sebanyak 153, terdiri dari tenaga Guru 138 orang, tenaga penyuluh pertanian 5 Orang dan tenaga pada sekretariat daerah sebanyak 10 orang,” jelas Mahajaya.
La Ode Mahajaya juga menuturkan khusus untuk tenaga guru yang dibutuhkan semuanya adalah melalui jalur PPPK dengan jumlah 138 orang yang akan direkrut langsung oleh Kemendikbud.
“Kami selaku Pemerintah Daerah hanya mengumumkan pendaftaran setelah itu diserahkan kepada Kemendikbud untuk melakukan seleksi, hasil seleksi akan diserahkan kembali ke Pemerintah Daerah untuk di umumkan kelulusannya lalu diproses pengangkatannya,” lanjutnya.
Sementara itu, untuk CPNSD, La Ode Mahajaya menyebut kalau untuk formasi CPNSD sebanyak 79 orang ditambah PPPK untuk tenaga penyuluh pertanian 5 orang dan tenaga sekretariat daerah 10 orang akan diproses oleh Pemerintah Daerah melalui sistem CAT oleh BKN seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dirinya mengaku pendaftaran kemungkinan akan diumumkan mei ini, namun pihaknya masih menunggu petunjuk tekhnis dari BKN.
“Kami masih menunggu juknis dari pusat. Pengumuman pendaftaran kemungkinan Mei ini,” pungkasnya.
Reporter: Dedi







