Satu Narapidana Rutan Kolaka dapat Asimilasi Rumah

waktu baca 2 menit
Hamzah (kiri) bersama Kepala Rutan Kelas IIB Kolaka, Tutut Jemi Setyawan."Jamal/Triaspolitika.id

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Rutan kelas IIB Kolaka kembali membebaskan satu orang narapidana melalui program asimilasi rumah, pada Selasa, (10/01/2023).

Satu orang narapidana yang mendapat asimilasi rumah yaitu Hamzah, warga asal Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kolaka, Sulawesi Tenggara. Hamzah merupakan narapidana kasus pengeboman ikan.

Kepala Rutan Kelas IIB Kolaka Tutut Jemi Setyawan bilang, pembebasan Hamzah sudah mendapat persetujuan dari kementerian Hukum dan HAM RI dan sesuai Permenkumham.

Dijelasakan Tutut, asimilasi rumah merupakan program yang dicanangkan pemerintah melalui Kemenkum HAM dalam mengatasi penyebaran Covid-19 di dalam lapas maupun rutan.

Kata Tutut, Hamzah merupakan salah satu narapidana yang sudah menjalani setengah dari masa pidananya. Sesuai dengan program asimilasi dari Kemenkum HAM.

”Kita berharap Hamzah bisa bermasyarakat dengan baik, serta menjadi orang yang berguna di masyarakat luas,” ujar Tutut Jemi Setyawan saat ditemui Triaspolitika.id.

“Kami juga berharap warga binaan yang mendapatkan asimilasi tidak mengulangi lagi perbuatannya yang melanggar hukum,” sambung Tutut.

Hamzah yang ditemui disela pembebasanya merasa senang bisa kembali berkumpul dengan keluarga yang dicintainya. “Saya tidak menyangka bisa mendapatkan asimilasi ini. Saya sangat berterima kasih kepada Kepala Rutan Kelas llB Kolaka dan petugas-petugas yang ada di Rutan Kolaka,” ujar Hamzah.

Selama berada di dalam Rutan Kolaka Hamzah mengaku mendapat ilmu kerohanian. ”Saya diajarkan untuk berbuat baik, kami juga diajarkan baca tulis qur’an oleh petugas Rutan,” tandasnya.

Reporter : A. Jamal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!