Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat diketahui telah menyiapkan lahan seluas sekitar 16,38 hektare di Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa. Area tersebut akan mencakup pembangunan rumah susun mahasiswa, masjid, serta pesantren sebagai bagian dari konsep terpadu pengembangan kampus.
Ridwan menyampaikan dukungan itu saat melakukan kunjungan kerja bersama sejumlah pejabat dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra, dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BP2P) Sultra, pada Jumat (10/10/2025).
“Saya melihat konsep pembangunan kampus ITBK Muhammadiyah ini sangat ideal. Untuk mewujudkannya, kita akan berjuang bersama Bupati Muna Barat agar dapat dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Ridwan usai meninjau lokasi pembangunan.
Politikus senior asal Sulawesi Tenggara itu mendorong Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, untuk segera menyiapkan proposal resmi agar dapat diajukan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Nantinya, Ridwan berjanji akan membantu melakukan koordinasi lintas komisi, khususnya dengan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan.

“Saya sarankan Pemda segera membuat proposal dan memulai pembangunan dasar satu unit gedung sebagai pijakan awal pengusulan ke pemerintah pusat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyambut baik dukungan Ridwan Bae. Ia mengatakan, pembangunan kampus ITBK Muhammadiyah telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan menjadi salah satu prioritas pembangunan bidang pendidikan di daerahnya.
“Kami sudah menggagas pembangunan kampus secara bertahap dan sangat berharap dukungan dari Bapak Ir. Ridwan Bae agar rencana ini dapat terealisasi,” ujar mantan aktivis Universitas Halu Oleo itu.
Sebagai informasi, Institut Teknologi, Bisnis, dan Kesehatan (ITBK) Muhammadiyah Muna Barat berdiri sejak 7 Maret 2022 dan berada di bawah naungan organisasi Muhammadiyah. Kehadiran kampus ini diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berakar pada nilai-nilai Islam serta berkontribusi terhadap peningkatan sumber daya manusia di wilayah Sulawesi Tenggara.







