Ridwan Bae Minta Polres Muna Pantau Program BSPS
MUNA, TP – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae meminta Polres Muna, untuk ikut membantu pemantauan proses pengelolaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang kelola Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Muna, melalui anggaran dana aspirasi Ridwan Bae.
Pasalnya, Ridwan Bae mendapat informasi ada indikasi permainan dalam pengelolaan anggaran tersebut.
“Saya minta pihak kepolisian Polres Muna memantau kegiatan tersebut,” ujar Ridwan Bae, saat bertandang di Kabupaten Muna dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Rusun ASN, Jumat, (4/6/2021).
Tetapi dalam proses pengawasan anggaran tersebut Ridwan Bae meminta Polisi untuk menetapkan langkah-langkah proses pembinaan.
Kata mantan Bupati Muna dua periode itu, program BSPS kadang terjadi masalah. Namun menurut dia, masalah terjadi bukan pada masyarakat melainkan Kepala Desa, PPL dan Kordinator Kabupaten yang kadang bermain-main di toko.
Permainan yang kerap terjadi di toko kata dia, semisal harga bahan semen seharga Rp68 ribu dinaikan menjadi Rp80 ribu.
“Saya mendengar juga informasi 120 buah rumah dia harus menyetor menyetor 350 juta terhadap pemilik toko bahkan terjadi pembelian kayu yang sangat lembek,” ujar Ridwan Bae.
Pekerjaan BSPS di Sultra, terkhusus di Kabupaten Muna kata Ridwan Bae, harus dikerjakan dengan baik agar dapat bermanfaat terhadap masyarakat.
“Saya minta kepda kadis untuk mengontrol bantuan tersebut, agar perumahan masyarakat terwujud dengan baik,” jelasnya.
Ditambahkan Ridwan Bae, pihaknya tidak ingin perjuangan Presiden Jokowi, PUPR, Dirjen Perumahan Rakyat dan Erlangga Hartato sebagai orang yang menempatkan dirinya di komisi V DPR RI menjadi sia-sia.
Untuk diketahui, BSPS atau bantuan Bedah Rumah tahun 2020 melalui dana aspirasi Ridwan Bae, Sultra mendapatkan jatah 3.000 unit. 2.000 unit diantaranya dikucurkan di Kabupaten Muna dan Muna Barat.
Reporter: Bensar Sulawesi







