Ridwan Bae Dorong Percepatan Infrastruktur Penunjang Ekonomi di Sultra
MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra).
Melalui kerja sama dengan sejumlah balai teknis Kementerian PUPR, Ridwan mendorong percepatan pembangunan jalan, irigasi, dan fasilitas publik di berbagai daerah di provinsi tersebut.
Dalam kunjungan kerjanya bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kendari, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra, dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPBPK) Sultra, Ridwan meninjau langsung pelaksanaan proyek Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Muna Barat, Jumat (10/10/2025).
Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni proyek peningkatan jalan Matarawa–Guali, yang menjadi bagian penting dalam konektivitas menuju Bandara Sugimanuru. Dalam kesempatan itu, Ridwan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan kualitas proyek berjalan sesuai harapan.
“Pembangunan jalan menuju bandara sangat penting sebagai jalur transit penumpang dan penggerak ekonomi daerah. Saya harap para bupati yang menerima program IJD dan irigasi turut aktif memantau langsung pelaksanaannya di lapangan, agar mutu dan progresnya terjaga,” ujar Ridwan Bae.

Ridwan juga mengingatkan bahwa Bandara Sugimanuru dibangun pada masa dirinya menjabat sebagai Bupati Muna, ketika Muna Barat (Mubar) belum dimekarkan. Ia menilai keberadaan bandara tersebut harus didukung dengan infrastruktur jalan yang memadai agar manfaat ekonominya bisa dirasakan masyarakat luas.
Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengapresiasi perhatian dan dukungan Ridwan Bae terhadap pengembangan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai program IJD menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar arus barang dan penumpang.
“Program IJD ini sangat membantu masyarakat Mubar. Selain membuka akses antarwilayah, juga mendukung konektivitas menuju Bandara Sugimanuru yang diharapkan segera kembali beroperasi,” ujar Darwin.
Tiga Paket Pengerjaan
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Daerah (BPJD) Sulawesi Tenggara, Haryono, menjelaskan proyek preservasi jalan di Kabupaten Muna Barat terbagi menjadi tiga paket utama.
-
Paket pertama: Preservasi Jalan Matarawa–Kusambi sepanjang 2,2 kilometer dengan nilai kontrak Rp14,41 miliar.
-
Paket kedua: Preservasi Jalan Kusambi–Guali sepanjang 2,3 kilometer senilai Rp12,16 miliar.
-
Paket ketiga (segmen II): Jalan Kusambi–Guali sepanjang 2,7 kilometer dengan nilai kontrak Rp12,14 miliar.
Haryono menegaskan bahwa seluruh proyek ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memperkuat konektivitas menuju Bandara Sugimanuru sebagai simpul transportasi penting di wilayah Sulawesi Tenggara bagian barat.
Dengan dukungan berkelanjutan dari Komisi V DPR RI, Kementerian PUPR, dan pemerintah daerah, pembangunan infrastruktur di Muna Barat diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- Reporter: Bensar







