PT WIN diduga menambang di luar IUP, Samsuddin: Itu tidak benar

waktu baca 2 menit
Ketgam: Kuasa Hukum PT WIN, Samsuddin SH, MH, CIL (Kanan). Foto: Ran/triaspolitika.id

KONSEL, TRIASPOLITIKA.ID – Kuasa hukum PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) Samsuddin SH MH, membantah tuduhan terhadap kliennya, melakukan aktivitas pertambangan di luar dari Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Samsuddin membantah hal tersebut setelah mendengar Nurlan salah seorang eks karyawan PT WIN melaporkan dugaan itu ke Polres Konsel pada 21 Agustus 2023 lalu.

“Dari laporan eks karyawan yang menyebut PT WIN melakukan pertambangan di luar IUP dan merusak kawasan mangrove, itu tidak benar,” ujar Samsuddin, Rabu (11/10/23).

Terkait hal tersebut kata dia, polisi sudah turun termasuk tim ahli dari kementerian ESDM sesuai dengan Surat Perintah Tugas Nomor 3826.Tug/MB.07/DBT/2023 Tanggal 13 September 2023

Ketua HAMI Konsel ini menjelaskan, titik koordinat penambangan yang dilaporkan oleh pelapor masih berada di dalam wilayah IUP PT WIN. Sedangkan pengerusakan kawasan hutan mangrove juga tidak benar.

“Antara IUP dan hutan mangrove di batasi empang atau tambak warga Desa Torobulu. Jadi laporan yang dilayangkan sudah ditindak lanjuti oleh Polres Konsel pada 23 Agustus 2023 lalu. Surat perintah penyidikan juga sudah keluar pada 13 September 2023,” jelasnya.

Dari informasi dan laporan polisi tersebut, tambah Samsuddin, pihak penyidik bakal melaksanakan gelar perkar sembari menunggu hasilnya.

“Intinya PT WIN tidak melakukan aktivitas penambangan di luar IUP. Soal pelapor, jika tidak terbukti maka akan dibahas lebih ditingkat manajemen perusahaan,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan tersebut kepolisian telah melakukan pemeriksaan lapangan, termasuk menurunkan ahli baik dari UPTD KPH UNIT XXIV Gula Raya dan Tim Inspektur Tambang Direktorat Jenderal Minerba dan Batubara Kementerian ESDM.

Reporter: RAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!